Terkini.id, Makassar – Seminar Nasional Hari Otonomi Daerah (OTDA) yang mengusung tema “Refleksi 27 Tahun Otonomi Daerah Dalam Rangka Mewujudkan Otonomi Daerah Maju, Indonesia Unggul” telah menghasilkan beberapa isu penting.
Salah satu permasalahan yang dibahas di sela-sela diskusi adalah mengenai otorisasi wilayah yang menimbulkan sejumlah masalah teknis di lapangan.
Seminar yang dihadiri oleh para ahli dari berbagai bidang tersebut memberikan tinjauan kritis untuk menyempurnakan otorisasi atau kewenangan wilayah.
Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto, menyatakan bahwa implementasi OTDA yang paling jelas adalah lahirnya presiden dari pemerintahan daerah.
Danny Pomanto, menyebutkan bahwa Presiden Jokowi merupakan salah satu produk terbaik dari implementasi OTDA.
- Tito Karnavian Jadi Irup, Gubernur Sulsel Ikuti Upacara Hari Otonomi Daerah
- Momentum Hari OTDA, APEKSI Dorong UU Otonomi Daerah Direvisi
- Refleksi 27 Tahun Otonomi Daerah di Makassar: Tingkatkan Kapasitas Daerah Lewat Inovasi
- Peringatan Hari Otonomi Daerah, Danny Pomanto: Butuh Kemampuan Beradaptasi
- Peringatan ke-26 Tahun Otonomi Daerah, Wali Kota Palopo Ikut Dukung ASN yang Pro Aktif dan Berakhlak
“Kita bisa melihat bagaimana kemandirian daerah-daerah sekarang. Dahulu dari sisi keuangan, produksi, dan suplai selalu bergantung pada pemerintah pusat, tetapi dengan otonomi daerah ini maka menimbulkan kemandirian daerah. Saya kira itulah yang paling jelas dalam sebuah otonomi daerah,” ujar Danny Pomanto saat berbicara kepada wartawan di sela-sela konferensi pers seminar nasional yang diadakan di Four Points pada Kamis, 13 April 2023.
Menurut Danny Pomanto, OTDA menjadi landasan kuat untuk Indonesia maju. Namun demikian, masih terdapat persoalan-persoalan seperti Pemkot yang tidak lagi memiliki kewenangan atas pantai, serta kewenangan drainase.
Di lapangan, pihaknya menemukan bahwa ketika wilayah pantai penuh dengan lumpur dan sampah dan yang memiliki otoritas tidak membersihkannya.
“Maka timbul pertanyaan apakah Pemkot akan membiarkannya begitu saja?” sebutnya.
Masalah lain yang dihadapi adalah banjir yang erat kaitannya dengan drainase. Danny Pomanto mengungkapkan bahwa jika otoritas lain tidak membersihkan drainase sementara pihaknya sudah membersihkannya, maka hal ini dapat menimbulkan sikap saling tunjuk kewenangan yang tidak diinginkan.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
