Soal Pengiriman Anggota FPI ke ISIS, Stanislaus Minta Polri Usut: Siapa yang Perintahkan?

Soal Pengiriman Anggota FPI ke ISIS, Stanislaus Minta Polri Usut: Siapa yang Perintahkan?

R
R
Resty
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Analis intelijen dan terorisme, Stanislaus Riyanta menanggapi soal saksi dalam sidang Munarman yang mengaku pernah mengirimkan anggota Front Pembela Islam (FPI) ke organisasi teroris, ISIS.

Stanislaus Riyanta menilai bahaa Polri perlu mengusut pengakuan ini, termasuk soal siapa yang memerintahkan pengiriman.

“Polri harus bertindak cepat dengan mengusut pernyataan tersebut,” ujarnya pada Rabu, 26 Januari 2022, dilansir dari RMOL.

“Jika benar memang ada pengiriman anggota FPI ke ISIS, maka harus dilacak kembali siapa yang memerintahkan pengiriman, sumber dananya dari siapa, atas persetujuan siapa. Ini harus dicari hingga aktor intelektualnya,” tambahnya.

Sebelumnya, terpidana kasus terorisme sekaligus anggota Jemaah Ansharut Daualah (JAD), Koswara mengaku mengirimkan beberapa anggota FPI ke ISIS pada 2015 silam.

Baca Juga

Hal ini disampaikan Koswara saat diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan tindak pidana terorisme yang menjerat mantan Sekretaris Umum FPI, Munarman di Pengadilan Negeri Jakarta Timur (PN Jaktim).

Pengakuan ini diungkap saat Kuasa hukum Munarman bertanya kepada Koswara darimana ia mengetahui bahwa kliennya merupakan Panglima FPI. 

“Saya kerjaannya ngisi kajian, sebagian orang-orang yang saya transfer ke ISIS itu orang FPI,” jawab Koswara dalam sidang pada Rabu, 19 Januari 2021, dilansir dari CNN Indonesia.

“Di antara orang-orang yang saya berangkatkan ke ISIS pada 2015 saat saya kena tindak pidana terorisme itu ada beberapa orang yang memang dari jemaah FPI,” tambahnya.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.