Terkini.id, Jakarta – Aktivis Nicho Silalahi menyoroti pemberitaan soal polemik tes polymerase chain reaction (PCR) yang dikabarkan akan diberlakukan untuk seluruh moda transportasi.
Nicho Silalahi mengatakan bahwa seharusnya pemerintah bertanggungjawab atas kesehatan masyarakat di masa pandemi Covid-19.
Ia menegaskan bahwa seharunys pemerintah tidak menjadikan pandemi ini sebagai ajang untuk melakukan transaksi bisnis.
“Pemerintah Harus Bertanggung jawab atas kesehatan rakyatnya buka malah menjadikan sektor kesehatan sebagai ajang bisnis,” ucap Nicholas melalui akun Twitternya, dikutip terkini.id, Selasa, 26 Oktober 2021.
Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa seharusnya pemerintah harus membasmi para mafia kesehatan.
- Bawaslu dan MK Disebut tidak Bisa Selesaikan Dugaan Kecurangan Pemilu, Aktivis ini Ajak Makzulkan Jokowi
- Kekayaan Nicke Widyawati jadi Sorotan, Nicho Silalahi: Yang Dilaporkan Aja Segini!
- Nicho Silalahi Ke Erick Thohir: Kalau Udah Tahu Bodoh Ya Mundur!
- Nicho Silalahi Kritik Keras Pengesahan RKUHP: Selamat Datang Orba Bertopengkan Merakyat
- Puan Maharani Hadiri Muktamar Muhammadiyah, Nicho Silalahi: Buat Apa Kalian Undang!
“Mafia Alkes harus dibabat bukan malah membiarkan mereka beroperasi dengan suport dari pemerintah,” sambungnya.
“Jangan biarkan rakyat terus dirampok dalam MODUS PPKM,” pungkasnya.
Nicho Silalahi lantas mengungkit pemberitaan soal kenaikan harta kekayaan para pemangku pemerintah di masa pandemi Covid-19.
Menurutnya, hal tersebut patut untuk dicurigai, apalagi saat ini sangat marak di depan mata para pelaku mafia kesehatan yang menjadikan pandemi sebagai ajang untuk berbisnis.
“Kita sudah Menyaksikan Harta para Menteri Jokowi naik sangat signifikan hingga 1000% dimasa Pandemi,” tulisnya.
“Sedangkan rakyat banyak yang semakin miskin dan menjadi pengangguran,” sambungnya.
“Tes PCR dan PPKM patut kita duga sebagai akal² para pemburu rente yang berkuasa,” tandasnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
