Masuk

Soal Tudingan Wajibnya Berjilbab Bagi Para Siswi, Pemkot Jakbar Buka Suara

Komentar

Terkini.id, Jakarta – Belum lama ini Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) DKI Jakarta yakni Ima Mahdiah mengunggah sebuah foto di akun Instagram miliknya @ima.mahdiah sedang memberikan baju kepada salah satu siswi SD.

Dalam postingan tersebut juga dirinya menceritakan pengalamannya bertemu dengan salah seorang anak SMP yang diduga dipaksa mengenakan jilbab.

Postingan Ima Mahdiah (Screenshot @ima.mahdiah)

“Juga saya temui anak SMP negeri blm siap pakai jilbab tp dipaksa gurunya secara lisan dibilang yg tdk pakai jilbab hanya non islam. Padahal ini sekolah negeri. Bahkan ada yang sudah beli seragam biasa disuruh ganti dan akhirnya jadi beli lagi kena biaya lagi” tulisnya, Rabu 27 Juli 2022.

Baca Juga: Babak Baru Kasus Dugaan Pemaksaan Berjilbab, Wali Siswi dan Guru Akan Dipertemukan

“Kalau dipaksa pakai jilbab itu tidak dibenarkan, lain halnya kalo memang si anak mau pakai dari hati nya,” imbuhnya.

Dilansir suara.com. Pemerintah Kota Jakarta Barat (Pemkot Jakbar) memberikan klarifikasi soal tudingan mewajibkan siswi memakai jilbab.

“Itu tahun lalu sebenernya, cuma dinaikin sekarang. Jadi tidak ada, saya sudah klarifikasi, tidak ada itu, bahkan dikasih kebebasan, enggak ada pemaksaan, enggak pernah ada memang,” kata Kepala Seksi Pendidikan dan Tenaga Pendidikan Jakarta Barat II Masduki, Senin 1 Agustus 2022.

Baca Juga: Geram Karena Paksa Siswi Pakai Jilbab, Sri Sultan Copot Kepsek SMAN 1 Banguntapan

Masduki pun menegaskan tidak ada aturan mengikat untuk para siswa diwajibkan memakai Jilbab.

“Tidak boleh, emang kaga boleh dalam peraturan gubernur emang kaga boleh, artinya kalo emang dia mau pakai (hijab) ya silahkan, tapi gak ada istilahnya harus,” terangnya.

Tidak hanya itu saja, Masduki menyinggung mengenai wajibnya mengenakan rok panjang pun tidak diwajibkan. Akan tetapi, menurutnya jika menggunakan rok panjang akan lebih pantas.

“Sebetulnya dia juga bebas-bebas juga tapi kan rok panjang malah jadi pantes,” tambahnya.