Terkini.id, Jakarta – Seperti diketahui, belakangan ini publik dihebohkan dengan viralnya seorang pria atas aksinya yang menendang dan menghancurkan sesajen.
Adapun hal tersebut terjadi di lokasi erupsi Gunung Semeru, di mana seorang pria tampak menendang dan bahkan membuang sesajen yang ada di sana.
Tak sedikit yang merasa geram atas aksi pria tersebut dan berpendapat bahwasanya jika memang tidak sepaham, maka paling tidak hargailah keyakinan orang lain.
Nah, terbaru, politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), yakni Guntur Romli, turut angkat bicara.
Hal tersebut ia sampaikan melalui media sosial Twitter pribadinya, sebagaimana dilansir terkini.id pada Senin, 10 Januari 2022.
- Abu Janda Jadi Penjilat Prabowo, Guntur Romli Sebut Tidak Ada Makan Gratis
- Guntur Romli Sentil AHY Soal G20: Dia ini Dangkal Komennya
- Guntur Romli Sindir Buzzer Anies, Capres Nasdem Itu Dianggap Caper ke Gibran Buntut Tak Dapat Restu dari Jokowi
- Guntur Romli, 5 Alasan Koalisi Anies Baswedan Gagal Deklarasi
- Jusuf Kalla Sebut Semakin Anies Baswedan Direndahkan Maka Akan Semakin Populer
Tak tanggung-tanggung, Guntor Romli bahkan sampai menyangkutpautkan kasus tersebut dengan bom bunuh diri 2011 silam.
Saat itu, diketahui seorang pria bernama M Syarif menjadi pelaku bom bunuh diri di dalam Masjid Polres Cirebon.
“M Syarif pelaku bom bunuh diri di dalam Masjid Polres Cirebon thn 2011, memulai dr aksi2 sweeping,” tulisnya seraya melampirkan berita lawas berjudul ‘Pelaku Bom Cirebon Buronan Polisi’.
Lebih lanjut, menurut Guntur Romli terkait sosok pria penendang sesajen, katanya pun berpotensi untuk menjadi seorang teroris seperti M Syarif.
“Maka, yg nendang2 sesajen, menghina keyakinan agama lain, potensi besar akan jd teroris beneran. #jasmerah,” tandasnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
