Terkini.id, Jakarta – Ketua DPP Bidang Organisasi, Keanggotaan dan Kaderisasi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Syaifullah Tamliha mengaku belum pernah diajak Presiden Joko Widodo untuk membahas wacana penundaan Pemilu 2024.
Syaifullah mengakui jika fraksi PPP di DPR masih menunggu hingga MPR mengagendakan rapat untuk membahas penundaan Pemilu 2024.
Menurutnya, usulan yang keluar baru berbentuk secara lisan, belum diajukan secara tertulis oleh para pengusul.
“PPP belum bersikap sepanjang MPR yang naggotanya 711 orang yang terdiri atas 575 anggota DPR dan 126 anggota DPD tidak memiliki agenda untuk mengamandemen UUD 1945”, kata Syaifullah, dikutip dari laman CNN Indonesia, Sabtu 5 Maret 2022.
Syaifullah menyayangkan usulan ini, sebab selama kabar ini beredar penyampaiannya baru berbentuk lisan dan belum dinyatakan resmi secara tulisan. Terlebih, menurut Syaifullah PPP belm diajak untuk membahas usulan tersebut.
- Amir Uskara Resmi Dilantik Sebagai Wakil Ketua MPR RI Menggantikan Asrul Sani
- Gerakan Pangan Murah di Palopo, Begini Harapan Asrul Sani
- Pj Wali Kota Palopo Hadiri Pelayanan Serentak KB Dalam Rangka Peringatan Hari Kontrasepsi Sedunia
- Lanjutkan Judas Amir, Asrul Sani Jadi Pj Wali Kota Palopo
- Bharada E Dijerat Pasal Bersama-Sama, PPP: Ada Dugaan Pelaku Lain Yang Sedang Dalam Penyidikan
“PPP tidak alergi terhadap usulan PKB, Golkar dan PAN yang mengusulkan penundaan pemilu. Namun penundaan pemilu tersebut masih tataran lisan dan belum dalam bentuk tertulis”, katanya lagi.
“Kami sebagai anggota koalisi pemerintahan Jokowi belum pernah diajak diskusi oleh Presiden Jokowi untuk penundaan pemilu”, tambahnya.
Sementara itu, Waketum PPP yang sekaligus Wakil Ketua MPR, Asrul Sani meminta untuk menghentikan wacana penindaan pemilu di ruang publik, sebab menurutnya wacana ini hanya akan sia-sia karena tidak akan pernah mendapat persetujuan dari masyarakat.
Asrul mengatakan jika penolakan masyarakat sudah terbukti melalui data hasil survei yang menunjukkan mayoritas masyarakat Indonesia menolak penundaan Pemilu 2024.
“PPP punya keyakinan jika ditanyakan kepada seluruh rakyat misalnya melalaui referendum pun, maka hasilnya mayoritas rakyat tidak akan setuju”, kata Asrul.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
