Terkini.id, Makassar — Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto menyoroti pengadaan drone Dinas Kebakaran tak kunjung terealisasi. Terlebih, tahun ini juga tak masuk dalam perencanaan anggaran.
Padahal, kata Danny, dengan adanya drone ketika terjadi kebakaran lebih memudahkan dalam melakukan monitor.
“Pengadaan drone tidak jalan saya lihat,” kata Danny Pomanto, Senin, 30 Mei 2022.
Danny pun meminta Damkar untuk kreatif tidak menggunakan uang negara jika memang pengadaannya belum dilakukan.
“Jauh sekali. Bikin sistemnya. Coba bikin dulu yang tidak pakai uang negara. Kau data, kalau ada kebakaran langsung naik itu dronemu. Langsung monitor,” imbuhnya.
Diketahui pengadaan drone ini telah dianggarkan Dinas Kebakaran dalam APBD 2021 senilai Rp3 miliar untuk 24 unit untuk 15 kecamatan.
Kepala Dinas Pemadam kebakaran Makassar Hasanuddin mengatakan, pengadaan drone di tahun 2021 gagal karena waktunya yang terlalu mepet.
“Ini kegiatan di tahun 2021. Itu gagal lelang. Tahapan-tahapan sudah ada pemenang. Memang dapat hasilnya itu di 18 Desember. Mepet sekali waktu,” ucapnya.
Hasanuddin mengaku tak menganggarkan di tahun 2022 ini karena optimis pengadaannya berhasil di tahun 2021. “Jadi kita coba lagi di 2023 nanti,” pungkasnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
