Terkini.id, Jakarta – Sebanyak 20 warga di Desa Ciseeng, Kabupaten Bogor, harus menjalani isolasi mandiri lantaran sudah mengikuti acara tahlilan salah seorang warga yang meninggal dunia. Belakangan diketahui, warga yang meninggal dunia itu positif Corona (COVID-19).
Dari rilis Pemerintah Kabupaten Bogor di di website resminya, sebanyak 20 warga tersebut harus menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing. Mereka diisolasi selama 14 hari.
Peristiwa itu bermula ketika salah satu warga kampung Malang Nengah, Desa Ciseeng, meninggal dunia pada Sabtu 4 April 2020.
Pasien diketahui mempunyai riwayat penyakit jantung. Pasien juga sempat menjalani tes swab.
Tak lama setelah melakukan tes swab, pasien meninggal dunia. Karena tak menunjukan gejala Corona, pasien dimakamkan di pemakaman keluarga.
- Atasi Stunting, Wakil Bupati Sidrap Tekankan Orang Tua Selektif dan Perhatikan Asupan Gizi Anak
- Temukan Ayam Tak Segar dan Masakan Kurang Matang, Andi Nirawati Minta Prosedur MBG Diperketat
- Rumah Quran di Maros Besarkan Bayi Selama 8 Bulan, Bantah Tudingan Menahan Anak Orang
- Bupati Sidrap Nyatakan Dukungan Penuh Pembentukan Brigif dan Yonif Teritorial Pembangunan
- Gubernur Andi Sudirman Beberkan Pertumbuhan Ekonomi Sulsel 6,88 Persen Hasil Kerja Bersama
“Menurut informasi dari kepala desa bahwa tidak ada informasi yang bersangkutan itu Corona begitu, karena menurut kepala desa pemakaman pun biasa saja (tidak prosedur pasien Corona) karena dari riwayat jantung yang bersangkutan,” Sekretaris Kecamatan Ciseeng, Kabupaten Bogor, Heri Isnandar, dikutip dari detikcom, Senin 13 April 2020.
Pada malam harinya, pihak keluarga menggelar tahlilan. Sejumlah warga dan tetangga turut menghadiri acara tahlilan itu.
“Sekitar ada 20 hingga 25 (warga ikut tahlilan) lah itu baru estimasi dari Pak RW, tidak semua sih (satu kampung), mudah-mudahan, belum dilihat juga interaksinya seperti apa, apa cuma datang takziah aja atau berinteraksi dengan tuan rumah,” sebut Heri.
Sementara itu, pihak desa akan melakukan tes swab terhadap keluarga pasien. Heri menyebut ada 3 orang anggota keluarga pasien dan satu orang asisten rumah tangga yang akan diperiksa.
“Test swab sementara untuk keluarga dulu,” lanjutnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
