Surya Paloh Tolak Revisi UU Pemilu, Denny Siregar: Kalau Gak Menguntungkan Cepat Balik Arah

Terkini.id, Jakarta – Pegiat media sosial, Denny Siregar mengomentari sikap Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh yang menolak revisi Undang-Undang (UU) Pemilu dan mendukung Pilkada digelar 2024.

Denny Siregar lewat cuitannya di Twitter, Sabtu 6 Februari 2021, menilai sikap Surya Paloh tersebut berbelok arah.

Pasalnya, kata Denny, awalnya NasDem kencang menyuarakan revisi UU Pemilu. Namun belakangan, partai besutan Surya Paloh itu menolak revisi UU tersebut.

Baca Juga: Balas Sindiran Denny Siregar, Mustofa Singgung Abu Janda Jadi Ulama-ulamaan

Ia pun menilai, perubahan sikap NasDem itu lantaran menganggap revisi UU Pemilu tidak mendatangkan keuntungan bagi Partai NasDem.

“Paling bisa dah abang kita ini beloknya. Kalo gak menguntungkan, cepat-cepat balik arah. Padahal awal-awalnya kencang kali,” cuit Denny Siregar.

Baca Juga: Sebut Novel Ngotot Kembali Masuk KPK sampai Kerahkan Demo, DS:...

Dalam cuitannya itu, Denny juga membagikan sebuah link artikel pemberitaan berjudul ‘NasDem Berubah Sikap: Surya Paloh Tolak Revisi UU Pemilu, Dukung Pilkada 2024’.

Dalam isi artikel yang dimuat situs Tempo.co, Sabtu 6 Februari itu disebutkan, Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh menginstruksikan fraksi partainya di Dewan Perwakilan Rakyat untuk tak melanjutkan revisi Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu.

Selain tak melanjutkan revisi UU Pemilu, Paloh juga menginstruksikan jajarannya mendukung Pilkada Serentak 2024.

Baca Juga: Sebut Novel Ngotot Kembali Masuk KPK sampai Kerahkan Demo, DS:...

Surya Paloh beralasan Indonesia tengah berjuang menghadapi pandemi Covid-19 dan memulihkan ekonomi. Sehingga, partai-partai pendukung pemerintah perlu tetap solid untuk mendukung upaya pemulihan ini.

“Cita-cita dan tugas NasDem adalah sama dengan Presiden, yakni untuk kemajuan dan masa depan bangsa yang lebih baik,” kata Surya Paloh lewat keterangan tertulisnya, Jumat 5 Februari 2021.

Paloh juga mengatakan, sebagai partai politik NasDem berkewajiban menelaah kritis setiap kebijakan.

Namun, kata Surya Paloh, NasDem tetap mengutamakan kepentingan bangsa dan negara di atas segala-galanya.

Keputusan Surya Paloh ini menandakan perubahan sikap NasDem terkait revisi UU Pemilu dan penyelenggaraan pilkada pada 2022 dan 2023.

Sebelumnya, Partau Nasdem gencar mendukung revisi UU Nomor 7 Tahun 2017 itu serta normalisasi pilkada.

Ketua Fraksi NasDem DPR Ahmad Ali secara tegas menyatakan partainya mendukung normalisasi pilkada pada 2022 dan 2023 lewat revisi UU Pemilu.

Menurut Ahmad Ali ketika itu, tidaklah relevan jika pilkada 2022 dan 2023 disebut akan mengganggu stabilitas keamanan dan pemerintahan.

Bagikan