Video viral di media sosial dimana terlihat debt collector yang membentak polisi membuat Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran begitu geram, kini telah ditangkap.
Terkait nama Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran yang menjadi sorotan di pusaran penanganan kasus kematian Brigadir J, Mabes Polri menyatakan pihaknya tidak mau berandai-andai. Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo mengungkap bahwa pihaknya masih belum mendapatkan informasi apapun soal peran Irjen Fadil Imran seperti yang beredar di media sosial. "Itu ranahnya dari irsus, saya tidak berandai andai. Saya hanya menyampaikan dari apa yang disampaikan oleh Irsus atau Propam misalnya," kata Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jakarta, Rabu 7 September 2022, dilansir dari Tribunnews pada Kamis 8 September 2022. "Kalau ada yang nanya dan saya belum bisa menyampaikan, saya tidak akan bisa menyampaikan apapun. Sama dengan materi penyidikan, ketika materi penyidikan masuk barengan dan saya tidak ada data dan fakta yang disampaikan oleh penyidik kepada saya, saya tidak akan menyampaikan kepada teman-teman karena keterangannya harus betul-betul clear," sambungnya. Dedi menjelaskan, pihaknya masih menunggu hasil penyidikan yang masih terus dilakukan timsus Polri. "Pertanggungjawaban pun juga demikian. Orang per orang tentunya harus izin daripada otoritas penyidik ataupun dari propam. Kita menunggu aja dulu hasilnya," ujarnya. Sebelumnya diberitakan, Mabes Polri akan mendalami dugaan keterlibatan tiga Kapolda terkait kasus Ferdy Sambo di kasus Brigadir J. Ketiga Kapolda itu yakni meliputi Kapolda Jawa Timur Irjen Nico Afinta, Kapolda Sumatera Utara (Sumut) Irjen RZ Panca Putra Simanjuntak, dan Kapolda Metro Jaya Irjen Muhammad Fadil Imran. Kepala Divisi Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo mengaku pihaknya telah mendapatkan informasi terkait dugaan itu. Dedi memastikan, timsus nanti akan mendalami dugaan keterlibatan ketiga Kapolda itu. "Timsus nanti akan mendalami apabila memang ada keterkaitan terkait masalah kasus Irjen FS," kata Dedi, Senin 5 September 2022. Kata Dedi, saat ini penyidik fokus pada penuntasan berkas perkara yang sudah masuk dalam tahap P19. "Tim sidik saat ini fokus terkait menyangkut masalah penuntasan 5 berkas perkara yang sudah di P19 oleh JPU (jaksa penuntut umum)," ujarnya.
Terkini.id, Jakarta – Muhammad Said Didu seorang Mantan Sekretaris Kementerian BUMN turut menyoroti kasus dugaan pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J yang menyeret tujuh perwira di Polda Metro Jaya.
Terkini.id, Jakarta -- Pegiat media sosial sekaligus pengajar di Universitas Indonesia (UI) baru-baru ini mendapat tindakan tidak menyenangkan dari massa demo nasional 114.
Bentrok antara polisi dengan laskar FPI di Jalan Tol beberapa waktu lalu membuat kepolisian kini berhadapan dengan ormas yang dipimpin Habib Rizieq Syihab tersebut.
Forum Mubalig Nusantara memberi dujungan kepada Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran. Mereka juga meminta Kapolda tak pandang bulu dalam menegakkan hukum. Mereka
Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Metro Jaya yang baru, Irjen Pol Fadil Imran menjadi perhatian publik karena rekam jejaknya dalam beberapa kasus khususnya terkait Habib
Secara mengejutkan, Kapolri Jenderal Idham Azis mencopot Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Nana Sudjana dari Jabatannya pada Senin 16 November 2020 kemarin. Menariknya, Kapolri