Ade Armando Dikeroyok, Mahfud MD Hubungi Kapolda: Saya Minta Agar Pelakunya Dicari dan Ditindak Tegas

Ade Armando Dikeroyok, Mahfud MD Hubungi Kapolda: Saya Minta Agar Pelakunya Dicari dan Ditindak Tegas

LA
R
Lilis Adilah
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Pegiat media sosial sekaligus pengajar di Universitas Indonesia (UI) Ade Armando baru-baru ini mendapat tindakan tidak menyenangkan dari massa demo nasional 114.

Pengeroyokan Ade Armando disorot publik yang mengecam keras adanya kekerasan. Sehubungan dengan hal ini, Menko Polhukam, Mahfud MD meminta kepada Kapolda untuk mencari pelaku dan menindak secara tegas sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Mahfud MD mengatakan jika para pelaku tersebut bukan berasal dari kalangan mahasiswa, melainkan elemen liar yang sengaja menciptakan kegaduhan hingga mengorbankan Ade Armando.

“Saya minta ke Kapolda, agar pelakunya dicari dan ditindak tegas”, kata Mahfud MD, dikutip dari laman TvOnenews.com, Rabu 13 April 2022.

Mahfud MD meminta aparat untuk tidak pandang bulu terhadap para pelaku yang mengeroyok Ade Armando, menurutnya hukum harus ditegakkan.

Baca Juga

“Jangan pandang bulu dari kelompok manapun, afiliasi manapun, harus ditindak tegas dan diumumkan  di publik bahwa anda mampu melakukan, dan barusan diberitakan sudah ada beberapa orang yang diduga pelakunya sudah ditangkap”, imbuhnya.

Mahfud MD mengatakan jika para pelaku bukan berasal dari kelompok mahasiswa yang menyuarakan aspirasinya, melainkan ada kelompok tertentu yang menyulut emosi massa sehingga Ade Armando menjadi korban kekerasan pada saat itu.

“Tindakan kekerasan ini pasti bukan dari elemen mahasiswa, ini pasti elemen liar yang melakukannya”, sambungnya.

Dengan adanya kasus ini, Mahfud MD kemudian mengambil sikap dengan menghubungi secara langsung Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Fadil Imran untuk menanyakan peristiwa tersebut.

Dia meyakini pihak kepolisian pasti bisa mengungkap para pelaku kekerasan terhadap Ade Armando, apalagi diera teknologi seperti sekarang ini semua bisa dilakukan dengan mudah.

“Saya langsung menghubungi Kapolda, saya katakan Polisi di Indonesia itu mempu menangkap orang yang berbuat keji dan pandai menghilangkan jejak, orang yang memutilasi orang hanya tersisa satu tangan tapi bisa dicari bisa tertangkap”, lanjut Mahfud.

Sebelumnya, pengeroyokan terhadap Ade Armando terjadi pada Senin 11 April 2022 lalu, di depan Gedung DPR RI.

Melalui berbagai video yang beredar di media sosial, Ade Armando terlihat babak belur dihajar massa dan pakaian bagian bawahnya nyaris lepas.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.