Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyampaikan dukungan Pemerintah Kota Makassar terhadap program Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Makassar, khususnya pemutakhiran data pemilih berkelanjutan serta penguatan pendidikan demokrasi bagi masyarakat menuju Pemilu 2029.Hal tersebut disampaikan Munafri saat menerima audiensi KPU Kota Makassar yang datang membahas rencana pelaksanaan dan permintaan dukungan pemerintah daerah terhadap dua sejumlah program strategis KPU tersebut, Kamis 22 Januari 2026.Dalam audiensi tersebut, jajaran KPU Kota Makassar yang dipimpin oleh Ketua Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi, Hambaliie, menjelaskan bahwa saat ini sedang berlangsung pemutakhiran data pemilih berkelanjutan
Di tengah suasana malam yang sarat harapan, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Makassar resmi menetapkan pasangan Munafri Arifuddin dan Aliyah Mustika Ilham, yang dikenal dengan akronim MULIA, sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar terpilih untuk periode 2024-2029.
Proses rekapitulasi hasil penghitungan suara pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar 2024 tidak sepenuhnya berjalan mulus.
Di tengah hiruk-pikuk persiapan menuju Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar 2024, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Makassar secara resmi mengeluarkan Sertifikat Terdaftar kepada lima lembaga survei yang berhak melakukan jajak pendapat serta penghitungan cepat hasil pemilihan mendatang.
Menjelang Pemilihan Kepala Daerah 2024, persiapan logistik Pemilihan Wali Kota Makassar (Pilwalkot) dan Pemilihan Gubernur Sulawesi Selatan (Pilgub Sulsel) terus dimatangkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Makassar.
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Makassar telah menetapkan tujuh lokasi tempat pemungutan suara (TPS) khusus dalam Pemilu mendatang, dengan dua di antaranya merupakan lokasi baru.
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Makassar telah mulai menerima sebagian logistik yang akan digunakan untuk pemilihan kepala daerah (pilkada) pada 27 November 2024