Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), drh Nurlina Saking mengaku pihaknya tidak memiliki anggaran khusus dalam penanganan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) terhadap hewan ternak.
Sejumlah kerbau di Toraja terjangkit Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Hingga Selasa 12 Juli 2022, berdasarkan data dari pemerintah, kerbau yang positif PMK mencapai 129 ekor. 101 ekor di Toraja Utara dan 28 ekor di Tana Toraja.
Syahrul Yasin Limpo selaku Menteri Pertanian mengumumkan bahwa anggaran sebesar Rp4,42 triliun dibutuhkan untuk melawan wabah PMK yang terjadi di Indonesia.