Tak Ada Perpanjangan Masa Jabatan! Kantor Staf Presiden Tegaskan Jokowi Tak Ingin Pemilu 2024 Ditunda

Tak Ada Perpanjangan Masa Jabatan! Kantor Staf Presiden Tegaskan Jokowi Tak Ingin Pemilu 2024 Ditunda

R
Muhsin Hidayat
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Jaleswari Pramodhawardani, Deputi V Kantor Staf Presiden (KSP) memastikan bahwa Presiden Joko Widodo tidak setuju dengan usulan penundaan pelaksanaan pemilihan umum 2024.

Jaleswari menegaskan bahwa Jokowi akan selalu patuh pada UUD 1945 pasal 22E yang mengatur masa jabatan presiden hanya 5 tahun setiap periode.

“Apa yang telah diatur dalam UUD 1945 dan penegasan Presiden Jokowi cukup menjadi navigasi demokrasi bahwa pemilu tetap digelar secara periodik sesuai amanat konstitusi,” katanya Rabu 12 Januari 2022.

Menurutnya pemerintah, DPR, dan KPU juga sudah mempersiapkan Pemilu 2024 dan akan dilaksanakan sesuai jadwal pada konstitusi.

Selain itu ia juga menyebut presiden saat ini tidak berminat sama sekali untuk menjabat selama tiga periode. Sesuai dengan amanat pada pasal 7 UUD 1945. Dia juga berharap semua pihak menjaga dengan baik amanah ini, dilansir dari cnnindonesia.com

“Presiden Jokowi juga telah menegaskan bahwa tidak berminat menjadi Presiden tiga periode. Presiden patuh pada konstitusi yang mengamanatkan bahwa seorang presiden dapat dipilih kembali dalam jabatan yang sama paling banyak satu kali masa jabatan,” ucap Jaleswari pada keterangan tertulis.

Hal ini untuk merespon klaim Menteri Investasi Bahlil Lahadalia sebelumnya yang mengklaim rata-rata pengusaha setuju apabila pemilu 2024 ditunda.

“Saya sedikit mengomentari begini, kalau kita mengecek di dunia usaha, rata-rata mereka memang berpikir adalah bagaimana proses demokrasi ini dalam konteks peralihan kepemimpinan, kalau memang ada ruang untuk dipertimbangkan dilakukan proses untuk dimundurkan itu jauh lebih baik,” ucap Bahlil Minggu 9 Januari 2022.

Dia menambahkan alasannya kenapa berkata demikian karena saat ini kita baru saja berusaha untuk bangkit setelah adanya pandemi. Belum juga sepenuhnya bangkit, kemudian harus lagi bergelut dengan persoalan rumit perpolitikan.

“Kenapa, karena mereka ini baru selesai babak belur dengan persoalan kesehatan. Ini dunia usaha baru mau naik, baru mau naik tiba-tiba mau ditimpa lagi dengan persoalan politik,” ungkap Bahlil.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.