Terkini.id, Jakarta – Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan tak henti-hentinya menjadi perhatian publik. Hingga baru-baru ini, Anies Baswedan nampak buka suara terkait pernyataan Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Giring Ganesha.
Pada tanggapan Anies Baswedan terkait pernyataan Giring tersebut turut diunggah oleh tokoh Nahdlatul Ulama (NU), Umar Hasibuan atau Gus Umar Hasibuan.
Dalam video unggahan Gus Umar, Anies Baswedan nampak begitu santai menanggapi pidato Giring yang menuding dirinya sebagai pembohong.
Dalam pernyataannya, Anies Baswedan mengatakan ketika berada di wilayah publik telinga tidak boleh tipis dalam mendengar kritikan.
“Kalau berada di wilayah publik telinga tidak boleh tipis, kita dengarkan saja,” kata Anies.
- Ahok Tanggapi PDIP Usung Anies di Pilgub DKI Jakarta
- Rocky Gerung Saran ke Anies Untuk Tak Maju Dalam Pilgub Jakarta
- KPU Resmi Umumkan Pemenang Pilpres 2024, Anies Baswedan: Kita Dukung Langkah Tim Hukum!
- Anies Baswedan Sebut Kabar Dirinya Maju di Pilgub Hanya Pengalihan Isu
- Cek Fakta: Benarkah Relawan Anies Baswedan Temukan Kotak Suara Tak Tersegel di Kota Makassar?
Tak berhenti disitu, Gubernur DKI Jakarta tersebut juga menegaskan bahwa ketika seseorang menyampaikan kritik secara kasar, hal itu menunjukkan kemampuan orang tersebut dalam mengungkapkan.
Lebih jauh, Anies Baswedan menilai semakin kasar kata-kata seseorang dalam menyampaikan kritik terhadap dirinya maka itu sama saja mempermalukan diri sendiri.
“Apabila ungkapan kritik disampaikan secara kasar, itu ekspresi kemampuan dia dalam mengungkapkan,” ucapnya.
Lanjut “Makin kasar kata-katanya itu maka mempermalukan dirinya sendiri bukan ke saya,” sambungnya. Dilansir dari Galamedia. Minggu, 26 Desember 2021.
Sementara itu, Gus Umar juga turut menanggapi pernyataan Ketum PSI tersebut.
Dalam unggahannya, Gus Umar menilai Giring sebagai sosok yang cuma bisa menghina orang dan mencari sensasi.
“Giring menghina anies dengan kalimat yg kasar. Keliatan orang ini bisanya cuma hina orang. Jd politikus kok cuma cari sensasi sih?,” katanya di akun Twitter @UmarHasibuann70.
Perlu diketahui, sebelumnya Ketua Umum PSI, Giring Ganesha memberikan sambutan di acara puncak HUT ke-7 PSI pada Rabu, 22 Desember 2021 di hadapan Presiden Jokowi.
Giring Ganesha nampak menyinggung soal sosok pembohong dan intoleran.
Dalam hal ini, Giring Ganesha menyebut bahwa kemajuan yang dibangun oleh Presien Jokowi akan terancam jika Indonesia dipimpin oleh sosok pembohong.
“Ini akan terancam oleh bahaya laten bernama intoleransi. Kemajuan kita akan terancam jika kelak orang yang menggantikan Pak Jokowi adalah sosok yang punya rekam jejak menggunakan isu Sara dan menghalalkan segala cara untuk menang dalam pilkada,” kata Giring Ganesha.
Dalam pernyataannya, Giring Ganesha sendri tidak menyebut siapa sosok pembohong tersebut.
Namun ia menyatakan bahwa sosok itu ialah orang yang pernah dipecat Jokowi karena tak becus bekerja.
“Indonesia akan suram jika yang terpilih kelak adalah seorang pembohong dan juga yang pernah dipecat oleh Pak Jokowi karena tidak becus bekerja, tidak berkompromi dengan orang yang menghalalkan segala cara,” ucapnya.
Spekulasi pun bermunculan mengenai siapa sosok yang disinggung Giring sebagai pembohong. Rupanya, pernyataan Giring Ganesha tersebut kabarnya ditunjukkan kepada Anies Baswedan.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
