Tak Terima Ditetapkan Tersangka, Hakim PN Surabaya: Ini Omong Kosong

Terkini.id, Jakarta – Hakim Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Itong Isnaeni Hidayat baru saja ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi usai terjaring operasi tangkap tangan atau OTT KPK.

Saat penetapan sebagai tersangka, hakim PN Surabaya itu pun dihadirkan di depan awak media saat pihak KPK menggelar konferensi pers.

Ketika konferensi pers itu berlangsung, mendadak Itong Isnaeni melayangkan protes kepada pihak KPK.

Baca Juga: Digugat 4 Orang Atas Pengesahan Pernikahan Beda Agama, PN Surabaya:...

Sikap Itong memprotes pihak KPK lantaran tak terima ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi itu terekam lewat sebuah video yang kini tengah viral di media sosial.

Adapun video itu viral usai diunggah pengguna Twitter Cintada16, seperti dilihat pada Jumat 21 Januari 2022.

Baca Juga: Menurut Gus Baha Hanya Pria Islam yang Boleh Menikah Dengan...

Dalam narasi cuitannya, netizen itu menyebut video tersebut memperlihatkan detik-detik hakim PN Surabaya itu tak terima ditetapkan sebagai tersangka.

“Inilah detik-detik Hakim PN Surabaya, Itong Isnaini Hidayat saat tak terima ditetapkan sebagai tersangka,” cuit netizen Cintada16.

Dilihat dari video itu, tampak awalnya pihak KPK tengah melangsungkan konferensi pers dengan menghadirkan Hakim PN Surabaya Itong Isnaeni sebagai tersangka dalam kasus korupsi itu.

Baca Juga: Menurut Gus Baha Hanya Pria Islam yang Boleh Menikah Dengan...

Saat pihak KPK membacakan kronologi penangkapan Itong Isnaeni beserta sejumlah Panitera PN Surabaya yang terjaring OTT itu, Itong pun langsung berbalik badan dan memprotes KPK.

Itong yang tampak tak terima ditetapkan sebagai tersangka, langsung mengatakan kepada pimpinan KPK bahwa tudingan dirinya korupsi sama sekali tidak benar.

“Maaf ini tidak benar, saya tidak pernah menjanjikan apapun. Ini omong kosong,” ujar Itong Isnaeni.

Diwartakan sebelumnya, Hakim Pengadilan Negeri (PN) Surabaya Itong Isnaeni Hidayat belum lama ini terjaring operasi tangkap tangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Selain Itong Isnaeni, pihak KPK juga menangkap panitera pengganti (PP) PN Surabaya yakni M Hamdan.

Kabar penangkapan terhadap Hakim PN Surabaya itu dibenarkan juru bicara (Jubir) Mahkamah Agung (MA), Andi Samsan Nganro.

“Bahwa pagi tadi sekitar pukul 05.00-05.30 WIB, KPK datang ke kantor PN Surabaya dan di dalam mobilnya dilihat ada Saudara Itong Isnaeni Hidayat SH MH, hakim PN Surabaya. Begitu pula informasi yang diterima nama panitera pengganti bernama Hamdan SH juga turut diamankan,” ujarnya.

Bagikan