Terkini.id, Kabul – Taliban duga ISIS berada di balik dua ledakan di bandara Kabul, imbau Amerika waspada! Taliban telah mengeluarkan pernyataan atas dua ledakan yang terjadi di luar Bandara Internasional Hamid Karzai, Ibu Kota Kabul, Afghanistan yang menewaskan sedikitnya 20 orang.
Menyusul peristiwa tersebut, Taliban juga memperingatkan Amerika Serikat (AS) terhadap kemungkinan serangan teror yang dilakukan kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).
Taliban sendiri menyebut ledakan di luar bandara Kabul sebagai ‘aksi teroris’.
Juru bicara Taliban Zabihullah Mujahid, seperti dilansir India Today, Kamis 27 Agustus 2021, mengatakan pihaknya telah memberikan informasi kepada Amerika tentang kemungkinan serangan teror ISIS.
“Taliban berkomitmen pada komunitas internasional dan tidak akan membiarkan teroris menggunakan Afghanistan sebagai basis operasi mereka,” terang juru bicara Taliban Zabihullah Mujahid, Kamis 26 Agustus 2021.
- Taliban Desak Warga Afghanistan Ngungsi dan Tidak Ikut Campur Aksi Protes
- Heboh Kabar Sekolah Taliban di Jaksel, Netizen: Halo Menteri Nadiem
- Soal Wanita Wajib Pakai Burqa, Sekjen PBB Minta Taliban Menghormati Hak Perempuan
- Pengakuan Warga Afghanistan di Bawah Kekuasaan Taliban: Ramadhan Paling Buruk, Kami Kelaparan! Ibadah Tidak Damai ...
- Anies Baswedan Pamer JPOS, Netizen: Dia Munafik Taliban, Sampe Kiamat Gak Bakal Jadi Presiden!
Seperti diketahui, dua ledakan beruntun di luar bandara Kabul pada Kamis, menewaskan sedikitnya 20 orang dan lebih dari 50 lainnya cedera.
Ledakan yang diduga serangan bom bunuh diri idi Bandara Internasional Hamid Karzai itu terjadi di tengah ribuan warga Afghanistan membanjiri tempat itu. Mereka memadati semua pintu masuk dalam upaya putus asa untuk melarikan diri dari pemerintahan brutal Taliban.
Dilaporkan, korban tewas sebelumnya adalah 13 orang, namun saat ini korban telah meningkat.
Setelah ledakan, Kedutaan Besar AS di Kabul mengeluarkan peringatan yang meminta warga Amerika untuk ‘menghindari bepergian ke bandara dan menghindari gerbang bandara’. Utusan Prancis juga memperingatkan warganya untuk segera meninggalkan daerah itu.
Seorang pejabat AS mengatakan, serangan di kompleks luar bandara Kabul diyakini telah dilakukan ISIS. Pejabat itu mengatakan, anggota militer AS terluka dalam serangan Kamis, yang melibatkan dua pelaku bom bunuh diri dan pria bersenjata.
Pejabat itu berbicara dengan syarat anonim guna membahas operasi yang sedang berlangsung. Kelompok ISIS lebih radikal ketimbang Taliban, dan telah melakukan gelombang serangan yang menargetkan warga sipil.
Sementara itu, juru bicara Pentagon John Kirby mengatakan, satu ledakan terjadi di dekat pintu masuk bandara Kabul, sementara yang lain tidak jauh dari sebuah hotel.
Seorang warga Afghanistan yang menunggu di dekatnya, mengatakan satu ledakan meledak di tengah kerumunan orang yang menunggu untuk memasuki bandara.
Ia juga mengatakan, beberapa orang tampaknya telah terbunuh atau terluka, termasuk beberapa yang kehilangan bagian tubuh.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
