Terkini.id,Makassar – Saat ini kain khas Indonesia telah menjadi bagian penting dari tren fesyen tanah air dan dunia. Hal tersebut tercermin dari maraknya kreator yang memanfaatkan kain tradisional Indonesia dalam rancangan busana yang lebih mendunia.
Di tangan para perancang busana, baik perancang tanah air maupun mancanegara, kain atau wastra Indonesia berhasil disulap menjadi busana yang dapat dikenakan dalam segala suasana dan kalangan.

Keberagaman kain Indonesia bukan lagi sekadar helaian koleksi yang hanya dimiliki oleh kelompok tertentu tetapi bisa menghasilka mahakarya dengan paduan budaya global.
Salah satu yang menarik dalam ajang FEMME and Celebes Beauty Fashion Week 2019 tahun ini adalah hadirnya salah satu perancang dunia asal Jepang menampilkan koleksi paduan budaya Indonesia dengan Jepang.
Ia adalah Steven Tach menggunakan kain Sulawesi Selatan dalam karya-karya pamungkasnya yang ditampilkan di ajang yang berlangsung selama lima hari mulai 3-7 April 2019 di Four Points by Sheraton Makassar ini.
Keunikan yang ditawarkan sang desainer yang sudah mendunia ini adalah membuat kain wastra dari Sulawesi Selatan tampil lebih global.
Steven Tach di Dunia Mode
Kiprahnya di dunia mode cukup mendunia. Steven kerap kali show di berbagai negara diantaranya Bangkok, Hongkong, Taipe, Malaysia, dan lain-lain.
Steven Tach sendiri lahir tahun 1979 dan menerima gelar Bachelor of Science di bidang Architecture and Building Engineering dari the Shibaura Institute of Technology, Tokyo.
Saat ini pria ganteng tersebut kini menjadi anggota Architectural Institute of Japan. Setelah bekerja sebagai interior design dan berlanjut sebagai public relation sebuah brand fashion.
Karirnya di dunia mode sudah tidak diragukan lagi. Pada tahun 2011 Steven Tach meluncurkan label sendiri, yaitu Steven Tach. Lalu tahun 2014 meluncurkan label keduanya yaitu Bau Steven Tach yang berkolaborasi dengan AEON.

Berpatner Desainer Tanah Air Mulia Denny
Di tahun 2015 Steven dan partner Indonesianya Mulia Denny meluncurkan label International FashUnica by Steven Tach yang saat awal material bahan dan produksi masih original dari jepang untuk pasar Indonesia. FashUnica by Steven Tach sebagai label formalnya untuk Indonesia.
Saat hadir di tengah-tengah pelaksanaan FEMME and Celebes Beauty Fashion Week 2019, Steven Tach mengakui di ajang sudah ke-14 kalinya dihelat ini Dirinya mempersembahkan 16 outfits bertajuk kearifan lokal, gaya global yang berarti memurnikan kain tradisional dengan gaya yang canggih.
“Di ajang FEMME and Celebes Beauty Fashion saya menampilkan koleksi terbaru dipadukan dengan desain kontemporer dan kain budaya dengan dekorasi aksesoris,” ujarnya.
Lanjut Steven Tach menyampaikan bahwa Ia menggunakan motif kain Sutera khas Sulawesi Selatan dirancang khusus menggunakan ciri khas dari Steven Tach.

“Design yang sangat khas dan unik, menggunakan banyak bahan yang dibuat bertekstur, kombinasi beberapa bahan aesthetic shape,” terangnya.
Beberapa design khas Steven Tach yang diadaptasi dari busana Kimono. Steven mengakui insipirasinya kerap berasal dari alam. Kurva organik yang alami dengan kombinasi yang sangat indah.
“Saya sangat terhormat untuk ikut bergabung dengan pekan mode ini. Karena kami dapat menghadirkan gaya global dengan budaya Jepang dan Indonesia,” tutupnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
