Terkini.id, Jakarta – Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Persaudaraan Alumni (PA) 212, yakni Novel Bamukmin, akhirnya angkat bicara terkait ‘kehebohan’ Ferdinand Hutahaean.
Seperti diketahui, Ferdinand belakangan ini ramai diperbincangkan oleh publik lantaran cuitannya beberapa waktu lalu.
Kala itu, mantan politisi Demokrat tersebut mengunggah tulisan yang membawa-bawa nama Allah.
Ia lantas menjadi sorotan publik karena melontarkan pernyataan kontroversial yang menyebut ‘Allahmu lemah’.
Banyak pihak mengecam pernyataan itu. Beberapa bahkan menyebutnya sebagai penistaan agama.
- PA 212 Tolak Konser Coldplay, Novel Bamukmin: Kalau Nekat, Kita Blokir Lokasi!
- PA 212 Laporkan Budi Dalton ke Polisi Usai Sebut 'Miras' Minuman Rasulullah
- Novel Bamukmin Sebut Islam Mengharamkan Wanita Jadi Presiden
- Novel Bamukmin Soroti Dugaan Kejahatan Heru Budi Hartono Ketika Ahok Jadi Gubernur
- Sikapi Pernyataan Habib Husin Soal KM 50, Wasekjen PA 212: Ungkapan Basi, Tidak Laku produkBuzzerRp!
Nah, salah satunya adalah Novel Bamukmin, di mana menurutnya, pernyataan itu jelas menyinggung umat Muslim.
Sebab, Ferdinand menyampaikannya tanpa penafsiran yang jelas sehingga dinilai bahkan lebih parah dari pernyataan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok beberapa tahun silam.
“Terkait ocehan Ferdinand sudah sangat jelas dan terang sangat diduga kuat sudah melakukan penghinaan agama dan ini lebih jelas diksinya lebih dari Ahok karena tanpa penafsiran lagi, langsung jelas-jelas menyebut kata Allah,” ujar Novel, dikutip dari Suara, jaringan terkini.id, pada Kamis, 6 Januari 2022.
Agar tidak menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat, Novel Bamukmin mendesak pihak kepolisian segera turun tangan.
Menurutnya, pernyataan Ferdinand sudah jelas mengarah pada penodaan agama sehingga ia berharap polisi tak menyampaikan berbagai alasan untuk tidak memproses Ferdinand dan segera menahannya.
“Dengan begitu, atas dasar hukum delik umum, polisi segera menangkap dengan dijerat pasal 156a KUHP Dan UU ITE dengan ancaman 5 tahun dan 6 tahun,” ungkapnya.
“Jangan lagi ada alasan bahwa Twitter itu bukan milik Ferdinand atau dibajak atau apalah alasannya,” sambungnya lagi.
“Ferdinand harus segera ditahan di tahanan isolasi agar jangan sampai dimassa oleh para tahanan karena kalau da urusan penghinaan agama, semua akan marah.”
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
