Tanggapi DS, Mustofa Nahra: Patroli Cyber Merasa Tulisan Seperti Ini Bentuk Ujaran Kebencian Gak?

Tanggapi DS, Mustofa Nahra: Patroli Cyber Merasa Tulisan Seperti Ini Bentuk Ujaran Kebencian Gak?

R
R
Resty
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Politisi Partai Ummat, Mustofa Nahrawardaya menanggapi cuitan pegiat media sosial, Denny Siregar (DS) yang menyinggung soal perilaku pamer dalam hal agama.

Ia bertanya apakah patroli cyber akan menganggap cuitan seperti milik Denny Siregar itu sebagai bentuk ujaran kebencian.

“Kira-kira neh, patroli cyber merasa tulisan seperti ini bentuk ujaran kebencian gak? #Penasaran,” kata Mustofa Nahra melalui akun Twitter pribadinya pada Senin, 17 Januari 2021.

Dalam cuitan yang ditanggapi Mustofa Nahra, Denny Siregar awalnya menyinggung soal pamer kekayaan menurut Profesor Rhenald Kasali.

Host Cokro TV ini menyoroti pernyataan Prof Rhenald Kasali bahwa pamer kekayaan adalah salah satu metode marketing di era digital ini.

Baca Juga

Namun, orang yang pamer tersebut belum tentu sedang memamerkan miliknya pribadi.

Bisa saja barang yang dipamerkan tersebut sebenarnya adalah produk jualan orang lain yang memang sedang dipromosikan.

“Salah satu metode marketing di zaman digital ini menurut Prof Rhenald Kasali adalah Flexing, atau pamer kekayaan,” kata Denny Siregar.

“Contoh, Raffi pamer mobil belum tentu mobilnya dia, karena itu bisa jadi jualan si Rudi,” tambahnya.

Denny Siregar lantas mengaitkan bahwa hal seperti ini juga bisa terjadi dalam hal agama.

Ia mencontohkan ada orang yang berpenampilan saleh dan bicara ayat, lalu menjual suatu produk.

“Tapi ada juga flexing di agama. Dandanan soleh, bicara ayat, terus jualan madu,” kata Denny Siregar

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.