Terkini.id, Jakarta – Partai politisi senior Amien Rais, Partai Ummat, belum lama ini melalui Wakil Ketua Umum-nya, MS Kaban, menanggapi isu Indonesia yang disebut batal haji.
Ia secara terang-terangan memberi sindiran menohok kepada Presiden Joko Widodo alias Jokowi dan Menteri Agama (Menag), Yaqut Cholil Qoumas.
Adapun sindiran tersebut terkait penilaiannya terhadap Presiden Jokowi dan Menag Yaqut yang dianggap tak mampu memberangkatkan rakyat Tanah Air untuk beribadah haji ke Makkah.
Oleh karena itu, anak buah Partai besutan Amien Rais ini menilai ketidakmampuan tersebut hanya menjadi dosa bagi para penguasa.
Lebih lanjut, ia bahkan secara berani meminta agar Presiden Jokowi dan Menag Yaqut mengundurkan diri dari jabatan.
- Partai Ummat Buka Pendaftaran, Kabar Baik Pendaftar Pertama
- Gatot Nurmantyo Nilai Pemerintah Gagal Wujudkan Keadilan Bagi Masyarakat
- Ridho Rahmadi: Dua Periode Pemerintahan Jokowi Tidak Menunjukkan Perbaikkan Pemberantasan Korupsi
- Parpol Pro Jokowi Sentil Pernyataan Amien Rais yang Singgung Soal Penjilat
- Mustofa Nahrawardaya: Parah, Abu Janda Kenapa Tidak Pernah Kena Hukuman?
“Presiden dan Menag tidak punya kemampuan berangkatkan rakyatnya sendiri,” ujar MS Kaban, seperti dikutip terkini.id dari Warta Ekonomi pada Senin, 7 Juni 2021.
“Kalau sudah tidak mampu, ngapain jadi penguasa? Hanya bikin dosa!” sambungnya.
Ia lalu menyarankan agar Presiden Jokowi dan Menag Yaqut melakukan salat istikharah untuk mengundurkan diri.
Mengapa? Itu karena MS Kaban menilai bahwa sang presiden tak memiliki ‘sense of rukun Islam’.
Selain itu, ia juga berpendapat bahwasanya tak ada gunanya Yaqut Cholil Qoumas menjabat sebagai Menag karena dianggap tak bermanfaat bagi umat Islam.
“Istikharah-lah untuk resign,” pungkasnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
