Target Jokowi: Empat Tahun Lagi, Masyarakat Kategori Sangat Miskin Hilang

Jokowi
Presiden Jokowi. (Cnnindonesia.com)

Terkini.id, Jakarta – Presiden Jokowi menargetkan akan menghilangkan masyarakat dengan kategori sangat miskin di empat tahun ke depan, tepatnya 2024.

Target tersebut diharapkan tercapai lewat sejumlah program yang akan disiapkan oleh pemerintahan Joko Widodo.

Hal itu disampaikan Staf Khusus Presiden Bidang Ekonomi Arif Budimanta dalam sebuah diskusi virtual, Jumat 13 November 2020.

“Khususnya untuk yang kemiskinan kronis/sangat miskin/ekstrem poverty agar dapat diselesaikan jadi zero di akhir tahun pemerintahannya di 2024,” kata Arif.

Arif mengatakan, untuk mewujudkan target tersebut, Jokowi sudah menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 59 Tahun 2017 tentang Pelaksanaan Pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.

Menarik untuk Anda:

Tak hanya itu, lanjut Arif, Presiden juga menerbitkan Perpres 18 Tahun 2020 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah 2020-2024 juga menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari SDG’s, malah percepatan dilakukan khususnya untuk tujuan yang pertama yaitu terkait dengan kemiskinan ekstrem.

“Pak Presiden memiliki komitmen yang kontinyu dalam menjalankan kebijakan pembangunan berkelanjutan, bukan hanya satu tahun terakhir, tapi sejak beliau menjabat,” ujarnya.

Mengutip suaracom, Jumat 13 November 2020, data Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan per Maret 2020, jumlah penduduk miskin mencapai 26,4 juta jiwa dengan persentase penduduk miskin sebesar 9,78 persen, meningkat 0,56 persen terhadap September 2019 dan meningkat 0,37 persen terhadap Maret 2019.

Jumlah penduduk miskin pada Maret 2020 sebanyak 26,42 juta orang, meningkat 1,63 juta orang terhadap September 2019 dan meningkat 1,28 juta orang terhadap Maret 2019.

Persentase penduduk miskin di daerah perkotaan pada September 2019 sebesar 6,56 persen, naik menjadi 7,38 persen pada Maret 2020.

Sementara persentase penduduk miskin di daerah pedesaan pada September 2019 sebesar 12,60 persen, naik menjadi 12,82 persen pada Maret 2020.

Dibanding September 2019, jumlah penduduk miskin Maret 2020 di daerah perkotaan naik sebanyak 1,3 juta orang (dari 9,86 juta orang pada September 2019 menjadi 11,16 juta orang pada Maret 2020).

Sementara itu, daerah pedesaan naik sebanyak 333,9 ribu orang (dari 14,93 juta orang pada September 2019 menjadi 15,26 juta orang pada Maret 2020).

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Pasien Sembuh Covid-19 Tambah 4.271 Orang, Total 470.449

Update Kasus Covid-19 per 5 Desember: Pasien Positif Tambah 6.027 Orang

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar