Tensi Politik Makassar Kian Memanas, Erik Horas Minta Debat Publik Tahap ke-2 Tetap di Jakarta

Terkini.id, Makassar – Tensi politik di Pilkada Makassar semakin memanas. Oleh karena itu, sejumlah pihak meminta Debat Publik tahap ke-2 tetap berlangsung di Jakarta.

Hal itu untuk mencegah terjadinya konflik kekerasan lebih besar antara pendukung kandidat Pilkada Makassar. 

Ketua DPC Gerindra Makassar Erik Horas berharap pelaksanaan debat publik tahap ke-2 pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar tetap dilaksanakan di Jakarta. 

Baca Juga: Sah, KPU Umumkan Danny-Fatma Pemenang Pilkada Makassar

“Sebaiknya debat tetap schedule, kalau di Makassar potensi gesekannya lebih besar, karena mobilisasi lebih gampang. Kalau di Jakarta, dengan syarat tidak ada mobilisasi massa di area lokasi debat,” ujar Erik, Kamis, 12 November 2020.

Hal itu untuk mencegah terulangnya insiden penusukan yang terjadi di depan gedung lokasi debat, stasiun KompasTV, pada debat publik tahap pertama.

Baca Juga: Hasil Rekap Kecamatan Tuntas, Danny-Fatma Menang 41,48 Persen

Erik meminta seluruh pasangan calon tidak lagi memobilisasi massa untuk berkumpul di area lokasi debat. Selain itu, aparat keamanan memperketat pengamanan di sekitar lokasi debat.

“Debat tahap ketiga nanti juga kita harus pikirkan untuk digelar di luar Makassar, untuk mencegah timbulnya insiden dan demi menciptakan Pilkada Damai di Makassar,” pungkas Wakil Ketua DPRD Makassar ini. 

Sementara itu, Komisioner KPU Makassar Endang Sari, menyebutkan debat tahap kedua tetap akan dilaksanakan di Jakarta, dengan pertimbangan keamanan dan pencegahan penyebaran Covid-19 yang bisa timbul dari upaya mobilisasi massa dari tiap paslon. 

Baca Juga: Hasil Rekap Kecamatan Tuntas, Danny-Fatma Menang 41,48 Persen

Sebelumnya, pelaksanaan debat diputuskan digelar di Jakarta dengan pertimbangan mencegah terjadinya konflik kekerasan antar pendukung paslon.

“Pelaksanaan debat tahap kedua tetap di Jakarta akhir bulan ini, karena tensi politik saat ini makin tinggi, bisa lebih mengkhawatirkan jika dipindahkan ke Makassar,” ungkapnya.

Endang mengatakan akan terus berkoordinasi dengan aparat kepolisian dan menegaskan pada tiap paslon berkomitmen pada 11 poin dalam Fakta Integritas untuk menciptakan Pilkada Damai dan bebas dari penularan Covid-19.

Bagikan