Terkini.id, Soppeng – Pemerintah kabupaten Soppeng meminta pinjaman dana Pemulihan ekonomi nasional (PEN) senilai Rp 141 miliar.
Hal tersebut di buktikan dengan rapat paripurna persetujuan perencanaan Peraturan daerah tentang pembangunan infastruktur sumber dana pinjaman pemerintah percepatan pemulihan ekonomi nasional .
Pengusulan dana pen ini akan di peruntukkan untuk Pembangunan Infastruktur seperti pembangunan jalan di 5 titik yang terpusat di kecamatan lalabata, pembangunan pasar sentral dan optimalisasi Sistem penyediaan air minum (SPAM)
Kepala BPKAD Soppeng Dipa Soppeng mengatakan bahwa pemerintah Soppeng akan mengajukan pinjaman PEN kepemerintah pusat senilai 141 milyar.
“Pemerintah Soppeng meminta pinjaman PEN 141 milyar untuk Infastruktu,” terangnya lagi.
Lanjut dia, pembayaran dana PEN ini ditarget delapan tahun dengan kisaran 6 persen bunga pertahunnya.
- KPU dan Pemkab Soppeng Sepakati Anggaran Pilkada 2024 Sebanyak Rp 21 Miliar
- Jadwal Mati Lampu Hari Ini di Parepare-Barru-Sidrap-Soppeng, Cek Selengkapnya!
- Hari ini Listrik di Parepare-Sidrap-Barru-Soppeng Padam Selama 12 Jam, Berikut Titiknya!
- Pemprov Sulsel beri bantuan 12 milyar untuk soppeng
- 20 institusi bergabung dalam Mall Pelayanan Publik Soppeng
” Dana PEN ini akan di bayar selama 8 tahun Bunga rendah Kisaran 6 persen pertahunnya, kalau bank sekitar 11 persen,” jelasnya.
Sementara Ketua Komisi 3 DPRD Soppeng yang juga selaku ketua pansus II,Haeruddin tahan mengatakan dana pen ini akan dikucurkan pemerintah pusat melalui kementrian keuangan untuk pemulihan ekonomi yang terdampak covi 19.
” Pen ini bertujuan menstimulasi atau menggerakan roda perkonomian di masa Pandemi Covid 19.
Lanjut mengenai pembayaran PEN menurutnya tidak akan berpangaruh dengan APBD dikarena dengan adanya Dana PEN bisa menggerakan ekonomi dari segi pembangunan.
“Untuk pembayaran Saya kira tidak berdampak ke APBD,di satu sisi Dana masuk untuk menggerakan ekonomi.
Selain itu pemerintah Soppeng juga akan melakukan Pembayar pinjama pemulihan ekonomi nasional selama 2 tahun.
” tentu saja memeng akan membayar pinjaman ini, saya kira tidak jih berdampak sama APBD,Pemerintah akan membayar selama dua tahun,dari 2021 dan 2022.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
