Masuk

Terima Kunjungan Dubes Rusia, Yahya Staquf: Nahdlatul Ulama Siap Ikut Berperan!

Komentar

Terkini.id, JakartaKetua umum PBNU, Yahya Cholil Staquf menerima kunjungan Duta Besar atau Dubes Rusia. Pertemuan tersebut diketahui membahas konflik antara Rusia dan Ukraina.

Berdasarkan keterangan Yahya Cholil Staquf, pertemuan itu membahas upaya perdamaian. Ketua umum PBNU itu menyatakan bahwa Nahdlatul Ulama siap melakukan apa saja yang dapat membantu terwujudnya perdamaian konflik antar dua negara tersebut, yaitu Rusia dan Ukraina. Selain itu, diketahui kedua pihak juga membahas isu keamanan global.

Pertemuan diadakan di kantor PBNU, Dubes Rusia diwartakan sejak lama telah meminta waktu kepada ketua umum PBNU terkait pertemuan tersebut.

Baca Juga: Rusia Tembakan Rudal Jelajah ke Beberapa Kota di Ukraina Selama Jam Sibuk

Diwartakan sebelumnya, berdasarkan pengakuan dari Yahya Cholil Staquf, bahwasanya Rusia dan Ukraina adalah dua negara yang mendesaknya untuk bertemu.

Momen sekaligus pernyataan tersebut disampaikan Yahya Cholil Staquf yang diunggah oleh channel youtube TVNU Televisi Nahdlatul Ulama, dengan judul ‘Dubes Rusia Temui Ketum PBNU Bahas Isu Keamanan Global‘, sebagaimana dilansir pada Selasa, 15 Maret 2022.

“Pagi ini kita menerima kunjungan dari yang mulia ibu Duta Besar Rusia di Jakarta,” ujar Yahya Staquf menjelaskan.

Baca Juga: Ukraina Temukan Kuburan Massal Lebih dari 440 Jenazah Setelah Berhasil Mengusir Pasukan Rusia di Izium

“Beliau memberikan banyak informasi yang berguna bagi kita, agar bisa memahami khususnya kondisi yang berlangsung di Ukraina,” ujar Yahya Staquf melanjutkan.

Kemudian, Yahya Staquf menjelaskan hasil pertemuan tersebut ialah kesepakatan soal urusan damai harus diperjuangkan.

“Kami berdua sepakat bahwa urusan damai harus diperjuangkan!,” ujar Yahya Staquf menjelaskan.

“Nahdlatul Ulama ini sangat peduli dengan keberlangsungan tertib internasional,” ujar Yahya Staquf melanjutkan.

Baca Juga: Presiden Ukraina Dikabarkan Kecelakaan, Juru Bicaranya Bilang Begini

“Kita berdoa untuk rakyat Rusia dan Ukraina mudah-mudahan perdamaian dapat dibangun kembali dalam kerangka yang lebih adil,” ujar Yahya Staquf menandaskan.