Natalius Pigai: Saya Kecam Sikap Jokowi Tidak Adil pada Orang yang Menderita di Ukraina

Terkini.id, Jakarta – Aktivis Hak Asasi Manusia (HAM), Natalius Pigai menilai bahwa Presiden Indonesia, Joko Widodo alias Jokowi berpihak kepada Rusia dalam konflik dengan Ukraina.

Natalius Pigai pun mengecam sikap Presiden Jokowi yang menurutnya tidak adil kepada orang yang menderita di Ukraina.

“Semua terbaca, Jokowi dipihak Rusia,” kata Natalius Pigai melalui akun Twitter @NataliusPigai2, seperti dikutip Terkini.id pada Sabtu, 25 Juni 2022.

Baca Juga: Jokowi Pertimbangkan Tambah Alokasi Bansos Dalam ABPN 2023

“Arah politik Jokowi juga sebangun dengan Putin; ikut mendukung separatism Crimea, Luhansk & Donetsk,” sambungnya.

“Jokowi juga gagal meyakinkan rakyat Indonesia yang fanatik Rusia. Saya kecam sikap Jokowi tidak adil pada orang yang menderita di Ukraina,” katanya lagi.

Baca Juga: Dokter Tifa Sentil Jokowi: Utang untuk Bangun Infrastruktur, Setelah Jadi...

Bersama pernyataannya, Natalius Pigai melampirkan tulisan soal Presiden Jokowi yang menuai pujian karena mau mendamaikan Rusia dan Ukraina.

Dilansir dari Tempo, beberapa waktu yang lalu, Presiden Jokowi memang mengungkapkan keinginannya mendamaikan perang Rusia Ukraina melalui Konferensi Tingkat Tinggi atau KTT G20 di Bali pada November 2022.

Sebagaimana diketahui, Rusia dan Ukraina memang telah terlibat konflik perang sejak Februari 2022.

Baca Juga: Dokter Tifa Sentil Jokowi: Utang untuk Bangun Infrastruktur, Setelah Jadi...

Sebagai langkah awal, Presiden Jokowi mengaku sudah berkomunikasi dengan Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky melalui sambungan telepon pada Kamis, 28 April 2022.

Dalam obrolan itu, Presiden Jokowi menawarkan mediasi antara Ukraina dengan Rusia.

“Dalam pembicaraan telepon kemarin saya mengundang Presiden Zelensky untuk hadir dalam KTT G20,” ujar Jokowi pada Jumat, 29 April 2022.

Selain melakukan pembicaraan dengan Ukraina, Presiden Jokowi mengaku juga membuka komunikasi dengan Presiden Rusia, Vladimir Putin

Dalam pembicaraan via telepon itu, ia menanyakan kabar terbaru terkait proses negosiasi antara Rusia dan Ukraina.

Kepada Putin, Presiden Jokowi menekankan agar perang segera diakhiri dan berharap kedua negara bisa segera berdamai. 

“Indonesia siap berkontribusi untuk upaya damai tersebut. Dalam kesempatan tersebut Presiden Putin menyampaikan terima kasih atas undangan KTT G20 dan beliau menyatakan akan hadir,” ungkapnya.

Presiden Jokowi juga disebut akan bertemu dengan Presiden Rusia, Vladimir Putin di Moskow pada 30 Juni 2022.

Hal ini mendapat apresiasi dari sejumlah kalangan. Salah satunya pengamat Militer dan Intelijen, Susaningtyas Kertopati

“Kita tentu menyambut baik niat Presiden Joko Widodo untuk menjadi juru damai di tengah perang Ukraina versus Rusia. Hal ini sesuai dengan UUD 1945,” kata Susaningtyas pada Kamis, 23 Juni 2022.

Bagikan