Terpilih sebagai Ketum Partai Buruh 2021-2026, Said Iqbal: Kami Ingin Berjuang Secara Parlemen!

Terpilih sebagai Ketum Partai Buruh 2021-2026, Said Iqbal: Kami Ingin Berjuang Secara Parlemen!

Effendy Wongso
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Terpilih sebagai Ketum Partai Buruh 2021-2026, Said Iqbal: kami ingin berjuang secara parlemen! Setelah terpilih sebagai Ketua Umum (Ketum) Partai Buruh periode 2021-2026, Said Iqbal memaparkan program terkait kesejahteraan buruh melalui parlemen. Said Iqbal sendiri didapuk sebagai ketum melalui Kongres Partai Buruh yang digelar pada 4-5 Oktober 2021 di Jakarta.

Dalam pidato kemenangannya, seperti dilansir dari CNNIndonesia, Rabu 6 Oktober 2021, ia mengungkapkan tengah menyiapkan sejumlah langkah pemenangan menuju kesejahteraan buruh di Indonesia.

“Kami ingin berjuang secara parlemen, bukan lagi sekadar di jalan, di jalan tetap ada sesuai konstitusi, tapi kami ingin berjuang di parlemen,” beber Said Iqbal kepada wartawan di Jakarta, Selasa 5 Oktober 2021.

Ia menekankan, Partai Buruh akan menawarkan hubungan yang lebih baik antara industri dan pekerja. Sebagai ketua organisasi buruh, ia mengaku telah berkeliling ke sejumlah negara dan mengamati kondisi kelas pekerja di negara-negara tersebut.

Menurut Said Iqbal, di negara-negara industri keberadaan partai buruh adalah keniscayaan. Makanya, ia heran mengapa partai buruh di Indonesia hingga saat ini belum dapat eksis sebagaimana di negara-negara industri.

Baca Juga

Sekadar diketahui, Said Iqbal adalah tokoh buruh yang sudah lama berkecimpung dalam dunia pergerakan. Sebelum terpilih menjadi Ketum Partai Buruh, ia juga telah menjabat sebagai Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) periode 2021-2026 sekaligus Presiden Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI).

Ia merupakan pria kelahiran Jakarta, 5 Juli 1968 dan menyelesaikan pendidikan menengah di SMAN 51 Jakarta pada 1987 sebagai juara umum.

Said Iqbal lantas melanjutkan pendidikannya ke Politeknik (Teknik Mesin) Universitas Indonesia (UI), sarjana (S1) Teknik Mesin Universitas Jayabaya, dan Master Ekonomi di UI.

Ia mulai aktif di dalam dunia pergerakan buruh pada 1992, dan sejak saat itu bergabung dan menjabat di berbagai organisasi berskala internasional. Seperti Central Committee Serikat Buruh Metal Sedunia (IMF) hingga Pengurus Pusat adan BPP Governing Body (ILO).

Said Iqbal juga terpilih menjadi Pengurus Pusat adan PBB Governing ILO sebanyak tiga kali sejak 2015 dan terakhir terpilih periode 2021-2024.

Said Iqbal juga turut berpartisipasi dalam proses pembentukan UU No 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. Ia pun turut menyampaikan aspirasi terkait proses pembentukan dan pengesahan Omnibus Law.

“Hubungan industrial adalah tawaran partai buruh, omnibus law adalah salah satu penyebab lahirnya partai buruh. Itu tawaran kami,” tegasnya.

Said Iqbal pernah dianugerahi sebagai tokoh Tokoh Buruh Terbaik Dunia versi The Fese Elisabeth Velasquez Award dari Serikat Pekerja Belanda pada 2013. Penghargaan tersebut didapatkan Said Iqbal setelah mengalahkan 200 kandidat Tokoh Buruh Terbaik Dunia lainnya dari seluruh penjuru negeri.

Setelah 29 tahun menjadi tokoh gerakan buruh, ia mengungkapkan ingin memulai perjuangan di jalur parlemen dan tidak hanya di jalanan. Menurutnya, pendirian Partai Buruh dipicu pengesahan Omnibus Law yang tidak lagi membatasi pekerja outsourcing.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.