Terkini.id, Makassar – Tiga belas tenaga kesehatan Rumah Sakit Umum Daya (RSUD) Kota Makassar dinyatakan terpapar virus corona atau Covid-19 setelah menjalani pemeriksaan Swab.
Sementara 20 tenaga kesehatan lainnya masih menunggu hasil pemeriksaan test swab.
“Jadi total 13 orang. 7 dari IGD, yang lain dari bagian lain (Gizi, keperawatan, laboratorium, loundry). Masih menunggu hasil 20 orang tenaga kesehatan lainnya,” kata Kepala Bagian Humas RSUD Daya Akbar Gobel saat dikonfirmasi, Sabtu, 30 Mei 2020.
Sehingga pihak RSUD Kota Makassar memutuskan menutup ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) untuk sementara waktu. Akbar mengatakan pihaknya akan melakukan sterilisasi ruangan dengan cairan disinfektan.
Kendati begitu, ia menegaskan bahwa yang tutup hanya IGD bukan RSUD Kota Makassar.
- Ratusan Da'i Muda Muhammadiyah Sulsel Dikukuhkan, Siap Isi Ruang Dakwah
- RSUP Wahidin dan AMPHURI Sulampua Teken Kerja Sama Layanan Kesehatan Haji dan Umrah
- Refleksi Hari Kartini, Ketua TP PKK Bulukumba Nilai Perempuan Kian Berdaya
- Kanwil Kemenkum Sulsel Beri Catatan Strategis dalam Pembahasan RUU HPI di Makassar
- Syuting di Makassar, "Akal Imitasi" Tampilkan Kritik terhadap Teknologi Pendidikan
“Tenaga kesehatan (nakes) rata-rata kena jadi kita butuh penggantinya dulu,” kata dia.
Untuk menyiasati kurangnya Sumber Daya Manusia tenaga kesehatan, ia mengatakan akan mendayagunakan tenaga kerja dari pihak keperawatan.
“Kita akan ambil tenaga kerja dari keperawatan dan kebetulan ada relawan dari Nusantara Sehat Indonesia (NSI) sekitar 14 orang,” kata dia.
Akbar mengatakan, bila tak ada halangan IGD akan kembali beroperasi pada hari Rabu pekan depan.
“Kalau ruangan sudah steril kita buka hari Rabu,” pungkasnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
