Terkini.id, Makassar – Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Makassar, Andi Zulkifli Nanda, mengungkapkan bahwa tingkat serapan anggaran untuk Triwulan I masih di bawah target yang diharapkan.
Menurutnya, rata-rata serapan anggaran masih berada di bawah 12 persen, sementara target idealnya mencapai 20-25 persen untuk triwulan pertama.
“Idealnya, kita ingin mencapai 20-25 persen serapan anggaran untuk triwulan pertama. Namun, kenyataannya mayoritas masih di bawah 12 persen, bahkan ada yang jauh di bawah itu,” ungkapnya.
Andi Zulkifli menyoroti salah satu faktor utama yang menyebabkan rendahnya serapan anggaran pada triwulan pertama, yaitu keterlambatan pembuatan Daftar Pelaksanaan Anggaran (DPA).
“Pembuatan DPA biasanya selesai akhir Januari. Akibatnya, implementasi program baru dimulai pada bulan Februari, yang berdampak pada keterbatasan serapan anggaran,” tuturnya.
- Kalla Institute dan Pelindo Regional 4 Makassar Bangun Kemitraan Strategis
- Astra Motor Sulsel Gelar Gebyar Honda Jagoanku di Lima Daerah, Hadirkan Promo Menarik
- Wabup Gowa Dorong Nobar Piala Dunia FIFA 2026 Jadi Ajang Kebersamaan dan Penggerak UMKM
- Wawali Makassar Aliyah Mustika Ilham Ajak Seluruh OPD Dukung Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026
- Rapat Paripurna DPRD, Wakil Wali Kota Makassar Beberkan Kinerja APBD 2025
Ia pun berharap pada bulan kedua, semua program kegiatan dapat dikerjakan secara penuh, sehingga program yang tertunda di triwulan pertama dapat direalisasikan di triwulan kedua.
Andi Zulkifli juga mencatat bahwa beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) memiliki tingkat serapan anggaran di bawah 5 persen.
“Beberapa dinas memiliki serapan anggaran di bawah 5 persen. Ini terjadi terutama pada dinas-dinas dengan anggaran pagu yang tinggi seperti Dinas Pekerjaan Umum (PU) dan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora). Hal ini terjadi setiap tahun karena mereka memiliki proyek-proyek infrastruktur besar dan pembuatan DPA mereka juga agak terlambat,” jelasnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
