Terkini.id, Banten – Kepala BNPB Doni Monardo, bersama Kepala BMKG Dwikorita, dan Bupati Pandeglang Irna Narulita melakukan aksi nyata dengan membangun benteng alam sejak dini agar masyarakat juga ikut menjaga alam, seperti menanam pohon bakau, dan rambu rawan bencana tsunami.
“Selain tanaman Bakau, bisa juga menanam pohon Cemara Udang, Cemara laut, pohon Pule dapat juga mengurangi dampak dari tsunami,” ucap Doni, di Pantai Galau Labuan, Pandeglang, Banten, Rabu, 14 Agustus 2019.
Program menanam Mangrove di 10 desa, 4 kecamatan, di Kabupaten Pandeglang serta memasang rambu rawan tsunami.
Kepala BNPB juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat sekitar yang telah mengikuti simulasi untuk meningkatkan budaya sadar bencana.
“Semoga Allah SWT menjaga kita semua dan tidak diberikan cobaan bencana besar,” ucapnya.
- Dampak Banjir dan Longsor, 16 Desa di Luwu Masih Terisolir dan Jadi Perhatian BNPB
- BNPB Bantu Tiga Alat Transportasi Udara untuk Salurkan Bantuan dan Evakuasi Korban Bencana di Sulsel
- Pemkot Makassar Terima Dana Siap Pakai Rp 350 Juta dari BNPB
- BNPB Beri Bantuan Rp 350 Juta untuk Kota Makassar
- BNPB Salurkan Bantuan Rp500 Juta ke Pempov Sulsel, Untuk Penanggulangan Bencana
Kepala BNPB menganjurkan kepada perangkat daerah, untuk menjaga kawasan strategis ini. Dijaga lingkungannya, dengan tidak membuang limbah ke laut, agar ikan tidak tercemar.
“Saya anjurkan anak-anak dan para ibu untuk mengkonsumsi ikan yang banyak, agar sehat. Wilayah ini terkenal dengan hasil ikannya yang berlimpah, supaya anak-anak menjadi cerdas dan kuat,” kata Doni.
Perihal keamanan masyarakat agar ada lampu sorot ke arah laut, agar terlihat jika ada petanda tsunami, Bupati Pandeglang mengatakan pemerintah daerah terus meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat menjadi lebih peduli terhadap potensi bencana.
“APBD Pandeglang juga ada untuk penanggulangan bencana. Selain itu,mengajak dunia usaha seperti hotel, villa, untuk berperan juga menambahkan lampu sorot ke laut, untuk mengurangi korban bencana tsunami,” ucap Irna.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
