Terkini.id, Parepare – Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah meninjau pembangunan Rumah Sakit Regional dr Hasri Ainun Habibie di Kota Parepare. Hingga Desember tahun 2019 pembangunan rumah sakit belum juga rampung.
Berdasarkan kontrak proyek, seharusnya pengerjaan rumah sakit tersebut selesai dalam waktu 150 hari kerja. Terhitung sejak 31 Juli 2019. Artinya tepat hari ini, Sabtu 28 Desember 2019 sudah mencapai batas pengerjaan.
Meski demikian, PT Wira Karsa Konstruksi selaku pemenang tender masih memiliki waktu tambahan untuk menyelesaikan pekerjaan proyek tersebut.
“Tidak ada masalah kan masih ada kesempatan 50 hari lagi untuk penyelesaiannya,” kata Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah, Sabtu 28 Desember 2019.
Menurut Nurdin Abdullah, rencana penyelesaian pembangunan rumah sakit tersebut memang terlambat karena disebabkan beberapa faktor.
- DPRD Sulsel Minta Pemprov Segera Rampungkan Pembangunan Tahap II RS Hasri Ainun di Parepare
- RS dr Hasri Ainun Habibie Jadi Kado HUT ke-60 Kota Parepare
- Walikota Parepare Minta Tambahan Tenaga Medis Ahli Saraf
- Gubernur Nurdin Abdullah Bahas Peresmian RS Ainun Habibie di Depan Pengurus ADHI Sulsel
- Intens Pantau Pembangunan RS Hasri Ainun, Taufan: Kita Pastikan Progresnya Rampung
“Katanya eskalator terlambat tiba, tapi tidak apa-apa,” katanya.
Diketemukan pembangunan tahap III Rumah Sakit Ainun Habibie dilanjutkan pada tahun 2019, pasalnya RS Ainun Habibie ini kembali mendapatkan suntikan dana sebasar Rp75 Milliar dari APBDP Sulsel dengan nilai kontrak sebesar Rp58,8 miliar.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
