Titip Tas ke Panitia Saat Tes, Peserta SKD CPNS Jeneponto Kehilangan Emas dan Uang

Dua orang peserta tes SKD seleksi CPNS Lingkup Pemkab Jeneponto melapor melapor ke Sentra Pelayanan Terpadu ( SPKT ) Polres Jeneponto, Sabtu, 15 Februari 2020 malam/Syarief
Dua orang peserta tes SKD seleksi CPNS Lingkup Pemkab Jeneponto melapor melapor ke Sentra Pelayanan Terpadu ( SPKT ) Polres Jeneponto, Sabtu, 15 Februari 2020 malam/Syarief

Terkini.id, Jeneponto – Dua orang peserta tes SKD seleksi CPNS Lingkup Pemkab Jeneponto melapor ke Sentra Pelayanan Terpadu ( SPKT ) Polres Jeneponto, Sabtu, 15 Februari 2020 malam

Kedua orang itu yakni, Sri Herliyani (26 tahun) warga BTN Pammanjengan Kelurahan Bonto Tangnga Kecamatan Tamalatea Jeneponto dan Ervina Zulfana 25 Tahun Warga Ujungloe Kelurahan Biringkassi, Kecamatan Binamu, Jeneponto.

Kedua ibu rumah tangga tersebut melapor ke kantor polisi, lantaran merasa kehilangan barang, berupa uang dan cincin, saat mengikuti tes seleksi CPNS di Ruang Pola Kantor Bupati Jeneponto Sabtu, 15 Februari 2020  Siang.

Laporan dua ibu muda itu diterima Aiptu Budi Santoso KA/SPK/ C/ Polres Jeneponto.

Aiptu Budi Santoso mengungkapkan, kedua ibu muda ini kehilangan barang saat mengikuti ujian tes seleksi CPNS yang di selenggarakan di Kantor Bupati Jeneponto

“Kedua ibu muda ini melapor terkait kehilangan barang, saat keduanya mengikuti tes SKD seleksi CPNS Lingkup Pemerintah Kabupaten Jeneponto,” Jelas Aiptu Budi Santoso

Aiptu Santoso mengaku, barang kedua peserta seleksi CPNS tersebut hilang saat dititipkan di panitia seleksi CPNS.

“Ibu Sri Herliyani kehilangan leontin 5 gram, 24 karat, dengan total kerugian Rp 3.500.000, Sedangkan Ibu Ervina kehilangan cincin kawin 2 gram, 23 karat, dan uang 200 ribu rupiah yang di simpan dalam dompet yang dititipkan pada panitia seleksi tes CPNS,” Jelas Aiptu Santoso.

Ibu Sri Herliyani mengaku baru mengetahui barangnya hilang saat tiba di rumah.

“Leontin 5 gram hilang ditempat penitipan, saya baru tau ketika sampai di rumah, saya datangi panitia, tapi panitianya sudah tidak ada di tempat, mereka sudah pulang,” Jelas Sri Herlina.

Sementara Ervina, baru mengetahui cincin mas kawin dan uangnya hilang ketika melihat postingan Ibu Sri Herliyani di group Facebook Jeneponto dagang.

“Kalau saya, kehilangan mas kawin dan uang Rp 200 ribu, dan itu saya tau ketika saya melihat postingan di Jeneponto dagang, saya periksa dompetku ternyata mas kawin dan uangku juga hilang,” ungkap Ervina.

Sampai saat ini, terkini.id belum dapat mengkonfirmasi pihak panitia Seleksi CPNS Lingkup Pemkab Jeneponto

Komentar

Rekomendasi

Bupati Jeneponto Belasungkawa Meninggalnya Ibunda Presiden Jokowi

Pimpin Rapat Terbatas dengan Forkopimda, Bupati Jeneponto Harap Koordinasi Intens Cegah Corona

Cegah Covid-19, Mulyadi Mustamu Imbau Masyarakat Ikuti Instruksi Pemerintah

Anggota DPRD Sulsel ini Himbau Warga Konsumsi Sayur Kelor

3 Anggota DPRD Sulsel Temui Tim Gugus Tugas Covid-19 Jeneponto, Bahas Apa ya?

Tripika Kecamatan Bangkala Bersama AMUBA Sterilkan Pasar dan Masjid

Wabah Covid-19, PB HPMT Tindaklanjuti Instruksi Bupati Jeneponto

Cuitan Dokter Soal APD Seadanya, Sekda: Ada Uang Tapi Barang Tidak Tersedia

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar