Terkini id, Jeneponto – Bantuan sosial bagi masyarakat terdampak Covid-19 dari Kementerian Sosial RI terkait perluasan program sembako yang dimulai disalurkan bulan April 2020 menuai dugaan tidak sesuai dengan besaran rupiah yang diberikan pemerintah kepada setiap keluarga penerima manfaat (KPM).
Diketahui, pemerintah memberikan besaran dana Rp 200.000/KPM untuk pembelian bahan perluasan program sembako setiap bulannya selama sembilan bulan mulai dari bulan April 2020.
Sesuai pedoman umum penyaluran program sembako 2020, dana tersebut hanya bisa digunakan untuk membeli sembako di e-warung (elektronik warung gotong royong).
Namun niat baik pemerintah untuk membantu masyarakat terdampak Covid-19 diduga tidak berjalan sesuai dengan pedoman umum penyaluran program sembako di Kabupaten Jeneponto.
Penyaluran perluasan program sembako di Kabupaten Jeneponto menuai dugaan bahan sembako yang diterima oleh KPM tidak sesuai dengan besaran rupiah yang diberikan oleh pemerintah.
- DPRD Sulsel Dalami Polemik Seleksi Paskibraka, Kesbangpol Bantah Tes Bahasa Daerah Jadi Penentu
- Wali Kota Makassar Dukung Penuh Delegasi Paskibraka Menuju Seleksi Nasional 2026
- Gubernur Sulsel Apresiasi Polda dan TNI Bongkar Jaringan Penyalahgunaan BBM Subsidi di Wilayah Sulsel
- Laba Tumbuh 32 Persen, PT Vale Lanjutkan Transformasi sebagai Perusahaan Mineral Berkelanjutan
- Komisi IX DPR RI Himpun Masukan RUU Ketenagakerjaan di Sulteng, BPJS Tekankan Perlindungan Pekerja
Hal itu terkuak pada penyaluran perluasan program sembako di beberapa e-warung yang ada di Jeneponto, dimana KPM hanya menerima 9 Kg beras, 20 butir telur dan 3 kaleng ikan Sarden.
“Saya menerima 20 butir telur, 3 kaleng ikan dan 9 Kg beras, sudah tiga bulan, pernah 35 butir telur tapi tidak ada ikan Sarden,” kata, Sumi, salah seorang KPM di Kelurahan Bontoa, Rabu, 17 Juni 2020.
Sementara, sesuai pantauanterkini.idpada Sabtu, 13 Juni 2020, penyaluran perluasan program sembako di e-warung Kelurahan Balang Beru, terlihat setiap KPM hanya menerima 9 Kg beras premium merk berasta, 20 butir telur dan 3 kaleng ikan Sarden Billtan 425 gram.
Hal itupun diakui oleh salah seorang penerima manfaat, Basse Cawang, warga kampung Papangloe Kelurahan Balang Beru saat ditanyaterkini.id, berapa telur, ikan kaleng dan beras yang ia terima.
“20 telur, 3 kaleng ikan, beras 9 Kg yang saya terima,” kata Basse Cawang saat ditemui di e-warung Kelurahan Balang Beru.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
