TKA-nya Positif Covid-19 di Maluku, Kedubes China: Sepenuhnya Sesuai Aturan Terbaru Pemerintah Indonesia

Terkini.id, Jakarta – Seperti diketahui, saat ini Indonesia tengah mengalami pelonjakan kasus Covid-19 yang cukup tinggi, bahkan disebut mengalahkan kasus harian di India.

Adapun atas lonjakan kasus tersebut, diinformasikan bahwa setidaknya ada enam negara yang kini menutup pintu akses masuk ke negaranya dari Indonesia, antara lain Singapura, Uni Emirat Arab, Arab Saudi, Oman, Hong Kong, dan Taiwan.

Sementara itu, di Indonesia sendiri, diketahui bahwa publik belakangan ini cukup diresahkan dengan masuknya TKA China.

Baca Juga: Hendak Disuap Mayor Bebaskan TKA China, Ruslan Buton: Saya Bukan...

Nah, terbaru, dilansir dari Suara, jaringan terkini.id, pada Sabtu, 17 Juli 2021, empat orang tenaga kerja asing (TKA) asal China dinyatakan positif Covid-19.

Mereka terpapar saat bekerja di sebuah perusahaan di Kabupaten Seram Bagian Timur, Provinsi Maluku.

Baca Juga: Fadli Zon Curiga TKA China Punya Pelindung: Indonesia Dibikin Tidak...

Juru bicara vaksinasi Covid-19 Pemprov Maluku, dr. Adonia Rerung mengatakan, bahwa kasus itu berawal dari seorang TKA bernama Cao Changgin yang terpapar Covid-19.

Setelah dilakukan penelusuran di tempat kerja Cao Changgin, petugas menemukan tenaga kerja asal China lainnya dan tenaga kerja lokal yang juga terinfeksi.

“Saya juga meluruskan, bukan 19 TKA positif, namun hanya 4 orang, sisanya perawat, pegawai dan tenaga kerja lokal,” jelas Adonia pada Kamis lalu, 15 Juli 2021.

Baca Juga: Fadli Zon Curiga TKA China Punya Pelindung: Indonesia Dibikin Tidak...

Menanggapi hal tersebut, pemerintah China melalui Kedutaan Besarnya di Jakarta angkat bicara.

Ia mengatakan masuknya Tenaga Kerja Asing (TKA) asal China ke Indonesia sudah memenuhi aturan dan persyaratan yang ditetapkan Pemerintah.

“Sebagaimana diketahui, saat ini pemerintahan Indonesia masih memperbolehkan Warga Negara Asing (WNA) memasuki Indonesia dan belum juga menangguhkan penerbangan internasional serta penerbitan visa karena lonjakan kasus Covid-19,” ujar Minister Counsellor Kedutaan Besar China di Jakarta, Shi Ziming, dalam keterangan persnya secara virtual, dikutip terkini.id dari Antara via Jakbarnews pada Sabtu, 17 Juli 2021.

Ia mengatakan bahwa China mengharuskan warganya menjalani pemeriksaan sesuai dengan persyaratan yang diatur Pemerintah China maupun Pemerintah Indonesia.

“Semua karyawan warga negara China yang diperbolehkan masuk ke Indonesia telah memiliki visa yang berlaku, sertifikat hasil negatif tes PCR, dan kartu vaksin dosis lengkap, serta sudah menjalani isolasi yang diwajibkan.”

Lebih lanjut, Shi menyebut kerja sama ekonomi dan perdagangan yang erat antara Indonesia dan China sudah sewajarnya akan membawa pertukaran pekerja.

Ia mengatakan China sudah menjadi mitra dagang terbesar bagi Indonesia selama delapan tahun terakhir dan menjadi sumber FDI terbesar kedua bagi Indonesia selama dua tahun terakhir.

Shi menegaskan bahwa TKA asal China yang ditugaskan ke Indonesia sebagian besar merupakan tenaga teknis profesional.

Mereka bertugas menyelesaikan masalah profesional dalam pembangunan proyek yang tentunya berdampak positif bagi ekonomi Indonesia.

“Ini sepenuhnya sesuai dengan aturan terbaru Pemerintah Indonesia terkait perjalanan WNA ke Indonesia,” pungkas Zhi Ziming.

Bagikan