Terkini.id – Puluhan warga Kabupaten Takalar mendatangi kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Sulawesi Selatan (DPRD Sulsel), Rabu 16 November 2022.
Mereka menyuarakan penolakan hasil seleksi administrasi Pemilihan Calon Kepala Desa (Pilkades).
Salah satu bakal calon kepala Kabupaten Takalar, Abdul Halim mengatakan kecurangan administrasi di Kabupaten Takalar sangat luar biasa.
“Kami sangat sesalkan ada lulusan S2 ada pensiun polisi sampai ada dua periode dikalahkan oleh paket C,” katanya.
Tak hanya itu dia juga menyebutkan ada salah satu calon kepala desa petahana sudah mengabdi selama 6 tahun namun dikalahkan oleh pendatang baru.
- Ketua DPRD Sulsel Terima Aspirasi Ribuan buruh, Desak Revisi UU Ketenagakerjaan
- Hari Kartini, Kaukus Parlemen DPRD Sulsel Usul Perda Perlindungan Anak
- Haris Abdul Rahman Resmi Dilantik Sebagai PAW Anggota DPRD Sulsel Periode 2024-2029
- Eks Pimpinan DPRD Sulsel Klarifikasi Pemanggilan Kejati Sulsel soal Kasus Korupsi Bibit Nanas
- Ketua DPRD Sulsel Ikuti Retret Nasional, Asah Visi Kepemimpinan
“Sudah enam tahun mengabdi tapi nilainya sama orang yang tidak pernah mengabdi,” ucapnya.
Dengan ini pihaknya meminta kepada DPRD Sulsel agar bisa menjadi penyambung lidah ke Pemerintah Kabupaten Takalar agar membatalkan tahapan pemilihan kepala desa.
“Kami ingin menyampaikan membatalkan seluruh proses 19 desa yang bermasalah,” tegasnya.
Proses seleksi di Kabupaten Takalar diduga adanya pelanggan secara sistematis dan struktur.
“4 calon dengan saya tapi akhir-akhir pendaftaran ada 4 calonkan untuk menjatuhkan 3 calon lain,” singkatnya.
M Saleh Dg Tata mengatakan jika dirinya sudah dizolimi dan meminta untuk membatalkan seleksi calon kepala desa.
“Saya ini dizolimi, awalnya cuma tiga orang tapi malam terakhir sekitar jam 11 malam muncul 5 calon dan saya kira ini direkayasa,” katanya.
Dirinya juga menyebutkan dia menyuruh surat izin sehat sementara lima calon lain menurutnya cuma sementara.
“Kami bakal calon mengurus kesehatan selama 6 hari sementara yang 5 orang ini tidak cukup sehari,” bebernya.
Tak kalah penting M Saleh sudah 6 tahun mengabdikan diri sebagai kepala desa dan pernah mewakili Kabupaten Takalar perlombaan desa. Namun dia tak lolos untuk periode kedua.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
