Terkini, Makassar – Pemerintah Kota Makassar mengalokasikan anggaran sebesar Rp 1,3 miliar untuk menyusun studi kelayakan pembangunan stadion sepak bola di kawasan Untia, Kecamatan Biringkanaya.
Tahap awal ini akan mencakup kajian analisis dampak lalu lintas, studi lingkungan, serta pengurusan berbagai perizinan.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Makassar, Andi Zulkifly Nanda, menjelaskan bahwa studi kelayakan menjadi dokumen dasar untuk perencanaan berikutnya.
“Studi ini penting untuk menguji aspek tata ruang,” kata Andi Zulkifly Nanda.
Rencana pembangunan stadion tersebut akan dibagi dalam beberapa fase. Setelah penyusunan studi kelayakan rampung, pemerintah akan menyiapkan anggaran lanjutan untuk penimbunan lahan.
- DPRD Sulsel Soroti Tunggakan Lahan Stadion Sudiang, Minta Gubernur Segera Melunasi
- Kalla Translog Gelar Tes Narkoba bagi Seluruh Driver untuk Komitmen K3
- Dirut PLN Pimpin Langsung Peningkatan Pasokan Sistem Kelistrikan Sulawesi Bagian Selatan
- Hingga 15 September, PDAM Makassar Salurkan 2.550 M Air Bersih
- Antrean BBM di Makassar Mulai Terurai, Pertamina Tambah 17 Mobil Tangki
Tahapan itu dirancang sebagai persiapan sebelum penyusunan Detail Engineering Design (DED) dan pelaksanaan konstruksi fisik.
“Penimbunan lahan direncanakan mulai tahun depan,” ujar Zulkifly.
Ia menambahkan bahwa desain teknis baru akan disusun setelah kondisi lahan dinyatakan siap.
Skema Pendanaan
Proyek stadion Untia diproyeksikan berkapasitas 15.000 hingga 20.000 penonton. Untuk membiayai proyek ini, Pemerintah Kota Makassar merancang tiga skema pendanaan, seperti APBD murni, kerja sama investasi, atau gabungan keduanya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
