Terkini.id, Jakarta – Kota Wuhan di China yang menjadi pusat virus corona telah sukses mencapai tonggak besar dalam perang melawan pandemi.
Untuk pertama kalinya sejak wabah ini dimulai, tidak ditemukan lagi kasus baru Corona di Wuhan menurut kementerian kesehatan China.
Seperti diketahui, Wuhan merupakan kota pertama kalinya virus tersebut muncul. Meski begitu, masih ada ribuan kasus Covid-19 di kota Cina.
Pejabat kesehatan menambahkan bahwa ada 34 kasus baru Covid-19 di seluruh China, semuanya datang dari luar negeri, dan ada delapan kematian baru.
The day has come. For the first time since the outbreak began, authorities record NO new cases in #Wuhan or Hubei, and just 1 domestic transmission. The overall numbers for mainland China are rising though to 34 in total – mainly in #Beijing – all overseas arrivals. pic.twitter.com/idMXBY9Pkl
— Bill Birtles (@billbirtles) March 19, 2020
- Warga China Pilih Lawan Cuaca Dingin dan Lonjakan Covid-19
- Warga Shanghai Rayakan Aturan Pencabutan Lockdown, Petugas Keamanan Berteriak : Pulanglah ke Rumah, Minta Warga Hindari COVID-19
- Pertama Dilakukan Setelah Wuhan, China Lockdown Kota Xi'an Secara Ketat
- No Way! China Tegas Tolak Desakan WHO Buka Data Lacak Asal-usul Virus Corona
- Intelijen AS Klaim Ungkap Muasal Corona Usai Bongkar Data Lab Wuhan
Dari 34 kasus, 21 di antaranya berada di Beijing, sembilan di Guangdong, dua di Shanghai dan masing-masing di Zhejiang dan Heilongjing.
Ini membawa jumlah total kasus Tiongkok menjadi 80.928, dan 3.245 kematian.
Cina telah mengambil langkah cepat untuk memastikan penularan virus tetap minimal, termasuk penguncian massal, desinfeksi dua kali sehari dan membangun rumah sakit hanya dalam beberapa hari.
Kepala Sekolah Kesehatan Masyarakat Universitas Hong Kong dari divisi epidemiologi dan biostatistik Ben Cowling mengatakan kepada New York Times: “Sangat jelas bahwa tindakan yang diambil di China hampir mengakhiri gelombang pertama infeksi mereka.
“Pertanyaannya adalah apa yang akan terjadi jika ada gelombang kedua karena jenis tindakan yang telah diterapkan Cina belum tentu berkelanjutan dalam jangka panjang.”
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
