Usai Kasus Dirut Garuda, Pemilik Brompton Kini Was-was Tiap Kali Parkir Sepeda

Sepeda Brompton
Sepeda Brompton. (Foto: Ngopibareng)

Terkini, Jakarta – Sepeda Brompton menjadi perbincanyan usai kasus penyelundupan yang melibatkan Dirut Garuda Indonesia.

Setelah kasus tersebut, kini sepeda Brompton ketahuan kalau harganya selangit.

Brompton pun menjadi perbincangan kalangan masyarakat akhir-akhir ini.

Karena ketahuan harganya mahal, tentu para pengguna sepeda lipat Brompton pun ikut was-was. Jangan sampai sepedanya itu menjadi incaran maling.

Salah seorang pengguna sepeda lipat Brompton, Indra, mengaku kini lebih memilih melakukan antisipasi dengan tidak bersepeda sendirian.

“Sekarang ya enggak (takut), karena kita selalu beramai-ramai. Antisipasinya selalu beramai-ramai. Apalagi di Jakarta komunitasnya banyak,” kata Indra, dikutip dari detikcom, Minggu 8 Desember 2019.

Meskipun begitu, rasa cemas saat bepergian mengendarai sepeda bagaimanapun tetap ada.

Terlebih jika harus memarkirkannya di tempat umum.

“Apalagi kalau kita ke toko ada rasa was-was, seperti misalnya ke minimarket saya ingin memasukkan ke dalam, tapi ‘pak parkir enggak boleh sepeda dimasukkan ke dalam’,” ucap Indra lagi.

Komentar

Rekomendasi

DKI Jakarta Resmi Berstatus PSBB Corona, Ojol Dilarang Angkut Penumpang

Pengusaha Ini Hibahkan Lahan 1 Hektar Miliknya untuk Area Pemakaman Korban Corona

Sering Bicara Khilafah dan Hina Presiden, Ali Baharsyah Ternyata Kolektor Video Mesum

3 Poin Sikap AJI Terkait Privilese Wartawan untuk Tes Cepat Covid-19

Terpidana Teroris Abu Bakar Ba’asyir Surati Jokowi, Minta Dibebaskan akibat Corona

Potret Pilu Badut Tetap Cari Nafkah di Dalam Mal yang Sepi akibat Corona

Pintu Pelimpah Bendungan Bili-bili Dibuka, Warga Diminta Tak Beraktivitas di Hilir Sungai Jeneberang

Keluarga Positif Corona yang Viral Usai Main TikTok Dinyatakan Sembuh

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar