Usai Rizieq, Giliran Novel Bamukmin Tanggapi ‘Blunder’ Amien Rais: Ini Masalah Nyawa dari Politik yang Mungkar!

Terkini.id, Jakarta – Wasekjen PA 212, yakni Novel Bamukmin, turut menanggapi pernyataan ‘blunder’ inisiator TP3, Amien Rais, soal kasus tewasnya enam laskar FPI di KM 50.

Hal yang sama juga sudah dilakukan oleh sang mantan pentolan Front Pembela Islam, Rizieq Shihab.

Melalui kuasa hukumnya, Aziz Yanuar, dalam Maklumat Tim Advokasi Rizieq Shihab, sang eks Imam Besar FPI itu memberikan opininya.

Baca Juga: Refly Harun Sebut Letjen Dudung Tak Punya Prestasi, Fadli Zon:...

Pernyataan Amien Rais dinilai terlalu prematur karena keterlibatan TNI dan Polri dianggap termasuk urusan yang nanti akan dibuktikan di Pengadilan HAM.

“Bahwa pernyataan Amien Rais sangat blunder karena merugikan tim dan korban serta keluarganya, sebaliknya untungkan pihak lawan,” jelas Aziz.

Baca Juga: Sebut M Kece Beruntung Masih Hidup, Novel: Untuk Penista Agama...

Sebagai informasi, Amien sebelumnya mengatakan bahwa TNI dan Polri tidak terlibat secara institusi dalam kasus tersebut.

Nah, menanggapi hal itu, Novel Bamukmin pun akhirnya ikut angkat bicara, sama halnya dengan Rizieq Shihab.

Pentolan 212 itu meminta sikap dan ketegasan Amien Rais dalam kasus KM 50 tersebut.

Baca Juga: Sebut M Kece Beruntung Masih Hidup, Novel: Untuk Penista Agama...

“Sebaiknya Amien Rais segera memberikan klarifikasi kembali dengan pernyataan yang tegas,” ujar Novel Bamukmin, dikutip terkini.id dari GenPi.co pada Kamis, 22 Juli 2021.

Itu karena menurut Novel, sebagai insiator TP3, ucapan Amien Rais tentunya memiliki arti yang penting.

Apalagi ia menilai bahwa persoalan KM 50 ini butuh sikap dan ketegasan karena masalah nyawa manusia.

“Ini masalah nyawa korban dari kepentingan politik yang mungkar,” tandas Novel Bamukmin.

Bagikan