Masuk

Usai Ditetapkan Tersangka Kasus Penyelewengan Dana Operasional, Iman Hud Minta Istri Tabah

Komentar

Terkini.id, Makassar – Kejaksaan Tinggi atau Kejati Sulsel menetapkan mantan Satpol PP Makassar Iman Hud dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi penyelewengan dana operasional Satpol PP Kota Makassar.

Mantan Kepala Satpol PP Makassar Iman Hud berharap agar istrinya mampu menghadapi situasi ini dengan lapang dada. 

“Kepada istri saya agar diberikan ketabahan dan kekuatan,” ujar Iman, Kamis, 13 Oktober 2022.

Baca Juga: Pekan Depan, Wali Kota Makassar Danny Pomanto Bakal Rombak Camat Hingga Lurah

Sebelum dibawa ke Lapas Makassar, Iman Hud yang saat ini menjabat Kepala Dinas Perhubungan Kota Makassar menyampaikan terima kasih. Kepada penyidik Kejati Sulsel yang telah bekerja secara profesional.

Iman Hud juga menyampaikan permohonan maaf kepada Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar. Karena kasus yang menimpanya.

“Kepada pimpinan saya Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar, terima kasih sudah memberikan kesempatan bergabung di Pemkot Makassar. Jika ada hal yang kurang berkenan selama bertugas saya mohon maaf,” ungkap Iman Hud.

Baca Juga: Respons Wali Kota Makassar Soal 3 Proyek dengan Dana Jumbo Gagal Tender

Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto mengatakan dirinya menghargai proses hukum yang sedang berjalan saat ini.

“Dinonakifkan sementara dari jabatannya, seperti itu yang biasanya dalam aturan. Segera disiapkan Plt Dishub,” ujar Danny Pomanto.

Ia berharap kasus ini jadi pelajaran untuk seluruh pejabat Pemerintah Kota Makassar ke depan. Danny menegaskan agar tak ada lagi yang berani memotong tunjangan pegawai.

Hal tersebut, kata Danny, sudah ditegaskan berulang kali ke semua pejabatnya. Termasuk Iman Hud.

Baca Juga: Wali Kota Makassar Bakal Lakukan Mutasi Lanjutan, Khusus Eselon III, Camat dan Lurah

Danny Pomanto mengatakan sempat memanggil khusus Iman Hud. Ia menanyakan soal berita tunjangan Satpol PP yang katanya disunat atasan.

“Beliau (Iman Hud) saya langsung tanya tapi beliau bilang, ah tidak ada itu, pak. Jadi saya bilang yakinkan itu (penegak hukum) kalau memang tidak ada,” tegasnya.

Namun belakangan diketahui Iman Hud turut terlibat. Bersama salah satu pegawai lainnya. Olehnya, kata Danny, ia mendukung langkah kejaksaan untuk mengusut tuntas kasus ini.

Danny Pomanto menambahkan menonaktifkan Iman Hud mulai hari ini. Jabatan Kadis Perhubungan akan diisi oleh pelaksana tugas.

Kepala Seksi Penerangan Hukum dan Humas Kejati Sulsel Soetarmi juga membenarkan kabar tersebut. Ia mengaku Iman Hud ditahan di Lapas Makassar.

“Iya, betul. Saya sementara susun rilisnya untuk teman-teman media. Nanti saya infokan,” jawabnya singkat.

Sebelumnya, Kejaksaan telah memeriksa sekitar 800 personel Satpol PP terkait kasus dugaan korupsi dana tunjangan Satpol PP Makassar. Mereka ini ditugaskan di 14 Kecamatan.

Namun, penyidik menemukan ada banyak nama yang fiktif atau tidak ada orangnya. Namun, mereka menerima gaji sejak tahun 2017 hingga 2020.

Saat diselidiki, aliran dana itu ternyata mengalir ke atasan. Hal tersebut mengakibatkan kerugian negara hingga miliaran.