Terkini.id, Jakarta – Pegiat media sosial, Chusnul Chotimah menyentil Politisi Partai Gerindra Fadli Zon terkait kabar Ketua Umum PDRI Ustadz Farid Okbah ditangkap Densus 88 Antiteror terkait dugaan terorisme.
Chusnul Chotimah lewat cuitannya di Twitter, Selasa 16 November 2021, menyebut Fadli Zon bisa mengamuk lantaran sikap Densus 88 yang menangkap terduga teroris Ustadz Farid Okbah tersebut.
Awalnya, Chusnul menyebut bahwa Densus 88 baru-baru ini telah menangkap tiga terduga pelaku aksi terorisme.
Adapun ketiga terduga teroris itu yakni Pengurus Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, Ahmad Zain An-Najah, Ketua Umum PDRI Ustadz Farid Okbah dan seorang dosen.
“Densus 88 Tangkap Pengurus Komisi Fatwa MUI Pusat Ahmad Zain An-Najah, Ketua Umum Partai Dakwah Rakyat Indonesia (PDRI) Farid Okbah dan dosen di Kasus Terorisme,” cuit Chusnul Chotimah.
- Bikin Geger! Akun Chusnul Sebut Aparat Indonesia Bungul Usai Lihat Roy Suryo Tertawa dengan Penyangga Leher
- Pembatas Tribun Penonton Jakarta International Stadium Jebol, Chusnul: Masa Kualitas 4,5 T Cuma Segini?
- Geger! Chusnul Sebut Islamophobia Tidak Ada: yang Ada Kadrun Takut Kafir Bangun Tempat Ibadah
- Viral Isu Islamophobia! Chusnul Singgung Kadrun: yang Ada Kafirphobia
- Chusnul Samakan Isu Islamophobia dengan Isu PKI: Politik Identitas Terbarunya Kadrun
Terkait ketiga terduga teroris itu, Chusnul pun lantas menyinggung nama Anggota DPR RI Fraksi Gerindra yang tak lain adalah Fadli Zon.
Menurut Chusnul Chotimah, Fadli Zon bisa mengamuk lantaran sikap Densus 88 Antiteror yang menangkan ketiga terduga teroris itu.
“Banyak banget ya, pak fadlizon bisa ngamuk ini,” tuturnya.
Selain itu, Chusnul Chotimah juga menyinggung soal sejumlah pihak yang sempat meminta agar Densus 88 Antiteror dibubarkan.
Pihak-pihak yang pernah meminta Densus 88 tersebut dibubarkan, kata Chusnul, di antaranya Front Pembela Islam (FPI), MUI, dan kader Gerindra yakni Fadli Zon.
Menurutnya, dalam internal organisasi tersebut ternyata terdapat orang-orang yang kemudian hari ditangkap karena diduga terlibat teroris.
Maka dari itu, Chusnul pun mencurigai di internal Gerindra juga terdapat terduga teroris yakni Fadli Zon lantaran ia sempat meminta agar Densus 88 dibubarkan.
“Orang FPI minta bubarkan densus 88, ternyata di internal mereka ada yang teroris. Orang MUI minta bubarkan densus 88, ternyata di internal mereka ada yang teroris. Orang Gerindra minta bubarkan densus 88, apa di internal Gerindra juga ada yang teroris? Cc pak fadlizon,” ujarnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
