Ustadz Ini Minta Pemerintah Hentikan Maksiat di Bali: Pasti Allah Hancurkan, Demi Allah!

Terkini.id, Jakarta – Beredar Sebuah video yang memperlihatkan seorang ustadz tengah ceramah dan meminta pemerintah hentikan maksiat di Bali.

Bahkan dirinya menyebut Allah SWT pasti akan tenggelamkan Pulau Bali lantaran dosa di sana sudah keterlaluan, viral di media sosial.

Video ustadz tengah ceramah dan sebut Allah pasti akan tenggelamkan Bali lantaran dosa di pulau itu sudah keterlaluan viral usai diunggah pengguna Twitter Gadisresidu_b3, seperti dilihat pada Kamis 30 Juni 2022.

Cuitan pegiat twitter (Gadisresidu_b3)

Baca Juga: KH Achmad Sebut Pancasila Bukan Buatan Ulama: Kalau Khilafah dari...

Dalam narasi cuitannya, netizen itu menyebut ustadz yang belum diketahui identitasnya itu merasa suci sehingga menilai orang lain kotor.

Selain itu, sang netizen juga menilai logika penceramah itu buruk dan tak punya materi ceramah yang berkualitas.

Baca Juga: Lima Surga Tersembunyi Pulau Dewata yang Bikin Mata Terpana

“Sudahkah yakin dirimu suci sehingga menilai orang lain, umat lain adalah kotor,? Begini nih bila pendakwah yang minus logikanya tak punya materi ceramah yang bernutu, selain memecah belah antar umat. DiCydukSaja,” cuit netizen Gadisresidu_b3.

Dilihat dari video itu, tampak ustadz yang belum diketahui namanya itu tengah ceramah di atas mimbar. Ia pun meminta jemaah agar memperhatikan baik-baik ucapannya.

Demi Allah, coba perhatikan baik-baik kata saya ini. Saya bukan mengancam atau mendoakan yang buruk-buruk,” ujar si ustadz.

Baca Juga: Lima Surga Tersembunyi Pulau Dewata yang Bikin Mata Terpana

Ustadz itu pun kemudian berkata bahwa Allah pasti akan menghancurkan dan menenggelamkan Pulau Bali lantaran perbuatan dosa di wilayah itu sudah sangat keterlaluan.

“Bali pasti Allah hancurkan, Allah tenggelamkan karena perbuatan dosa di sana sudah sangat-sangat keterlaluan,” tuturnya.

Lebih lanjut, ustadz itu menyebut jika pemerintah di Pulau Bali tak segera menutup tempat maksiat di daerah itu dan warga di sana tak segera bertobat atas dosa mereka maka tidak akan ada lagi tempat bagi mereka untuk melanjutkan kehidupan di Bali.

“Jika pemerintah di sana tidak segera menghentikan dan menutup (tempat) maksiat-maksiat itu dan tidak tobat secara massal maka tidak ada tempat untuk mereka melanjutkan kehidupan di Bali,” ujarnya.

Bagikan