Terkini.id, Jakarta – Politisi Golkar, yakni Andi Sinulingga, baru-baru ini mengajukan usulan sistem pemerintahan Indonesia yang diubah menjadi khilafah.
Menurutnya, hal itu bisa dilakukan jikalau terjadi amandemen UUD 1945. Bahkan, ia mengatakan bahwa Presiden Joko Widodo alias Jokowi bisa menjadi sultan pertamanya.
Ya, usulan pergantian sistem pemerintahan itu ia sampaikan di tengah riuhnya usulan penundaan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.
Melalui media sosial Twitter-nya @AndiSinulingga, sang politisi Golkar menyampaikan usulannya.
“Bagaimana kalau kita usulkan amandemen UUD 45 agar sistem pemerintahan kita ganti dengan sisten khilafah saja,” cuitnya, dikutip terkini.id pada Minggu, 6 Maret 2022.
- Politisi Senior Golkar Dukung Penuh Hati Damai di Pilkada Gowa, Dinilai Paling Realistis
- Politisi Golkar Sebut Ahok Gubernur DKI Jakarta Paling Buruk, Netizen: Ahok Minus Tapi Perbuatannya Sinkron!
- Jelang Ramadhan, Politisi Golkar Makassar Bagikan Minyak Goreng ke Warga
- Jadi Tersangka! Diduga Terlibat Pengeroyokan Haris Pertama, Polisi Tahan Politisi Golkar Azis Samual
- Terbukti Terlibat Kasus Pengeroyokan Haris Pertama, Politisi Golkar Resmi Ditahan
“yg jadi Sultan pertamanya pak @jokowi,” sambungnya.
“Cuma usul ya,” tandas Andi Sinulingga.
Seperti diketahui, kini usulan penundaan Pemilu 2024 semakin mencuat karena disuarakan oleh beberapa petinggi partai politik.
Terbaru, Presiden Joko Widodo alias Jokowi ternyata sudah membuka suara terkait usulan tersebut.
Dalam keterangannya, melansir Galamedia, ia mengatakan bahwa siapa pun boleh mengusulkan soal penundaan Pemilu 2024 ataupun masa perpanjangan masa jabatan presiden.
Sebab, Indonesia merupakan negara demokrasi sehingga siapa pun bebas mengemukakan pendapat.
Kendati demikian, ia menegaskan bahwa kita harus taat, tunduk, serta patuh terhadap konstitusi yang ada.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
