Masuk

Vaksin Booster Syarat Masuk Mal, Dokter Tifa: Ya Sudah Balik Kanan Gitu Saja Repot

Komentar

Terkini.id, Jakarta – Aturan pemerintah menjadikan vaksin booster sebagai syarat seperti masuk ke mal, tidak selamanya disetujui warga termasuk penggguna sosial media Twitter Dokter Tifa. Ia menyebut jika tidak diperbolehkan maka balik kanan, gitu saja repot, Jumat 22 Juli 2022.

Diketahui pemerintah mulai melakukan kebijakan vaksin booster, Minggu 17 Juli 2022. Juru bicara Satgas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito menyampaikan warga Indonesia yang ingin memakai fasilitas umum diwajibkan vaksin booster terlebih dahulu.

“Saat ini, untuk kegiatan masyarakat berskala besar sudah mensyaratkan untuk wajib vaksin booster bagi pesertanya,” sebut Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito dalam pernyataan resmi, Sabtu 7 Juli 2022.

Baca Juga: Warga China Pilih Lawan Cuaca Dingin dan Lonjakan Covid-19

Selain itu, di Bandung, Wali Kota Yana Mulyana menyebut warganya yang ingin berbelanja ke mal dan supermarket mesti wajib melakukan vaksin booster terlebih dahulu.

Aturan itu dikeluarkan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung lewat Perwal Nomor 80 Tahun 2022.

Yana Mulyana menyampaikan aturan itu dibuat buat mengantisipasi lonjakan penyebaran Covid-19 yang masih mengintai masyarakat.

Baca Juga: Sejumlah Negara Perketat Pintu Masuk Untuk Turis Dari China

Kemudian, dalam Perwal Nomor 80 Tahun 2022 dikatakan pengunjung usia di atas 18 tahun wajib sudah vaksin booster untuk masuk ke pusat perbelanjaan, mal, supermarket dan hypermarket.

Selanjutnya, untuk anak usia di bawah 12 tahun, boleh masuk ke ruang publik dengan syarat wajib didampingi orangtua. Terkhusus bagi anak usia 6 sampai 12 tahun, wajib menunjukkan bukti vaksinasi minimal dosis pertama.

Aturan vaksin booster juga terlihat mulai diberlakukan untuk masyarakat yang bakal melakukan perjalanan menggunakan transportasi umum.

Di samping itu, aturan baru perjalanan domestik (termasuk naik bus, kapal, pesawat, dan lainnya) tersebut tercantum dalam Surat Edaran Nomor 21 Tahun 2022.

Baca Juga: Xi Jinping Nyatakan China Hadapi Tantangan Berat Dalam Hadapi Gelombang Covid-19

Dalam aturan disebutkan para Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN) wajib untuk menunjukkan syarat booster sebagai syarat perjalanan utama.

“Kebijakan akan berlaku per 17 Juli 2022, dan akan dievaluasi setelah berjalan. Satgas merilis kebijakan 10 hari sebelumnya sebagai prakondisi, sehingga masyarakat punya waktu untuk mendapatkan vaksin booster,” tutur Wiku Adisasmito, Sabtu, 9 Juli 2022, dikutip Pikiran-Rakyat.com.

Di samping itu juga, Dokter Tifa yang mengetahui hal tersebut seolah tidak mendukung aturan tersebut. Ia menyebut “kalau ngga boleh masuk, ya udah balik kanan. Gitu aja kok repot,” tulisnya Dokter Tifa @DokterTifa dalam cuitannya.

Sumber Foto: Cuplikan Cuitan Dokter Tifa Soal Vaksin Booster