Terkini.id, Jakarta – Pemecatan Viani Limardi dari keanggotaan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menuai banyak sorotan, kali ini mendapat pernyataan dari politisi Demokrat.
Viani Limardi dipecat oleh DPP PSI karena dianggap berulah dan tidak mengikuti instruksi partai.
Selain itu, Viani juga dituding melakukan markup dana reses sehingga pada akhirnya Viani pun dipecat pada Sabtu kemarin, 25 September 2021.
Atas hal itu, politisi Partai Demokrat, Taufik Rendusara mengatakan bahwa Viani Limardi dipecat karena menolak untuk terus membenci Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan seperti kader PSI lainnya.
Ya, pernyataan itu dilontarkan oleh Taufik lantaran menilai belakangan ini melihat kader PSI sering memberikan ujaran kebencian kepada Anies.
- Gugat PSI, Viani Limardi: Saya Tidak Akan Mundur Selangkah Pun
- Viani Gugat PSI Rp1 Triliun, LBH: Biar Tahu Rasa Kena Batunya!
- Soal Pemecatan Viani, Guntur Romli: PSI sedang Melakukan 'Amputasi Politik'
- Soal Viani, Politisi PD: Konon, Dipecat karena Menolak Terus Membenci Anies seperti Kader-Kader PSI Tolol Lainnya
- Dipecat PSI, Viani: Saya akan Melawan dan Menggugat Sebesar Rp1 triliun
Hal itu disampaikan oleh Taufik melalui akun Twitternya yang dilansir terkini.id dari Bizlaw, Rabu, 29 September 2021.
“Konon… dipecat karena sering bela Anies Baswedan dalam rapat-rapat komisi dan juga menolak terus menerus membenci Anies seperti kader-kader PSI tolol lainnya hanya karena sakit hati kalah pilkada atau gimana sih,” tulis Taufik.
Taufik Rendusara dalam cuitannnya juga membagikan berita soal Viani Limardi yang membantah melakukan penggelembungan dana reses.
Viani menjelaskan bahwa dirinya mendapat dana Rp302 juta untuk reses di 16 titik dan semuanya telah ia selesaikan pada Maret lalu.
Adapun sisa dana reses sekitar Rp70 juta, katanya, telah ia kembalikan ke DPRD.
Viani pun berani jika ingin diperiksa kepada DPRD.
“Tidak hanya pada Maret 2021 saja, hampir di setiap kali masa reses, saya mengembalikan sisa anggaran reses yang tidak terpakai. Silakan dicek ke DPRD dan BPK. Lalu di mana penggelembungannya?” tutur Viani, mengutip Tempo.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
