Viral Luhut Beri Amplop ke Kiyai, Dinilai Mempermalukan NU

Terkini.id – Video yang menunjukkan Luhut Binsar Panjaitan membagikan amplop ke seorang kiyai, KH Zubair Muntashor viral di media sosial.

KH Zubair sendiri merupakan pengasuh Pondok Pesantren Nurul Cholil, Bangkalan.

Pondok Pesantren Darul Muhsinin, Labuhanbatu.

Video tersebut menjadi viral, dan disayangkan berbagai pihak. Salah satunya Pimpinan Pondok Pesantren Darul Muhsinin, Labuhanbatu, Umar Syadat Hasibuan.

Mantan staf khusus Menteri Dalam Negeri (Mendagri) era Susilo Bambang Yudhoyono ini menyampaikan rasa prihatinnya terhadap KH Zubair Muntashor yang menjadi bahan bully usai menerima amplop tersebut.

Menarik untuk Anda:

“Apa yang dilakukan LBP bagi amplop benar-benar mempermalukan kiai NU. Dia tahu itu divideokan apa coba maksud dia berbuat seperti ini. Saya benar enggak terima kiai NU jadi bullyan orang,” tulis Umar dalam akun twitternya @Umar_Hasibuan_, Rabu 3 April 2019.

Dalam video berdurasi 1 menit 23 detik tersebut, Luhut meminta KH Zubair Muntashor mengajak umat dan santrinya untuk berbondong-bondong ke Tempat Pemilihan Suara (TPS) pada 17 April mendatang untuk mencoblos pasangan capres cawapres nomor urut 01 Jokowi-Maruf.

Luhut kemudian memberikan amplop berwarna putih.

Bawaslu pun diminta menindak Luhut karena diduga telah melanggar UU Pemilu, yakni politik uang.

Penjelasan GP Anshor

Sedangkan Ketua Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Malang, Husnul Hakim menegaskan jika pemberian amplop tersebut jangan disangkutkan pada politik atau dipolitisir.

Husnul Hakim menjelaskan jika pemberian ‘salam tempel’ saat berkunjung ke kyai sudah menjadi tradisi.

Menurut dia, pemberian amplop diniatkan santri untuk titip pada kyai dalam perjuangan.

Husnul meminta agar pihak-pihak lain tidak memanfaatkan situasi dengan mempolitisir silaturahmi yang dilakukan Luhut ke kediaman Kyai Zubair Muntasor.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Terawan Absen di Mata Najwa, Bintang Emon: Kalau Takut Datang Sendirian Ajak Teman Pak

Lutfi Agizal Jual Lagu Anjayani Ciptaannya Seharga Rp50 Juta

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar