“Kenapa, saya butuh jawaban. Saya butuh jawaban,” katanya.
Ia masih belum bisa percaya Jokowi dapat berubah sikapnya secepat itu. Dia juga menceritakan, bahwa dirinya sempat menolak tawaran untuk menjadi menteri yang ditawarkan oleh Presiden Jokowi.
“Dulu, mau percaya tidak percaya. Dia pernah menawarkan saya menjadi menteri. Saya tidak mau. Apa, berapa kali acara kita. Dia (Jokowi) tanya, Mas Adian ada uang? Ada, saya bisa cari (sendiri) saya bisa kumpulkan dari teman-teman yang lain,” tuturnya.
“Saya tidak terima apaun, kenapa? Saya tidak minta apa pun. Saya tidak pernah minta tambang sama dia. Walaupun saya di Komisi VII. Saya tidak minta keistimewaan apapun. Saya tidak mau minta apapun dari Presiden Jokowi.
Agar menjaga dia tetap menjadi presiden seperti dalam bayangan kita dulu, baik, bener, lurus dan sebagainya,” kata anggota Komisi VII DPR RI ini.
- Adian Napitupulu Ungkap Jokowi yang Meminta 3 Periode dan Mohon Anak-Menantunya Jadi Wali Kota
- Adian Napitupulu Sindir Acara Relawan Jokowi, Singgung Bantuan Cianjur
- Politisi Demokrat Soal Pernyataan Adian untuk SBY dan AHY: Analisanya Sudah Tumpul, Kebanyakan Tidur di Kursi DPR
- Adian Napitupulu Larang AHY Bicara, Umar Hasibuan: Otakmu Sekarang Otoriter
- Gubernur Sulsel Ingin Ambil Alih PT Vale, Adian: Sanggup Beli Sahamnya?
Dia mengatakan, ada banyak sekali pendukung Jokowi yang bertanya kepadanya kenapa Jokowi merestui Gibran menjadi bacawapres Prabowo. Dia mengaku tidak mempunyai jawabannya dan hanya bisa menduga-duga.
“Sekarang kita bisa menduga-duga. oh, jangan-jangan karena ini. Jangan-jangan karena ini, segala macam. Tapi jawaban pastinya harus saya dapatkan dari mulutnya. Presiden Jokowi langsung.
Saya mau tanya sama dia. Kenapa Pak Presiden, apa yang membuat kamu kecewa Apakah tiga periode, apakah ada yang lain. Atau mungkin kamu tidak suka sama saya. Atau apa, ya ngomong aja, gitu loh,” terangnya.
Namun, meski dirinya kecewa, Adian merasa senang karena bisa menjadi bagian dari sejarah, bisa ikut dalam pertarungan melawan menantu Soeharto dan anak Presiden Jokowi.
“Mungkin saja bagian dari ucapan menghibur diri saya. Kenapa, ya saya butuh, butuh pernyataan ungkapan pemikiran yang kemudian membuat saya semakin kuat. Bisa bertahan di tengah ketidakmengertian situasi saat ini,” pungkasnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
