Masuk

Viral, Warga Protes Dapat Hasil PCR Positif, Padahal Belum Dilakukan Tes

Komentar

Terkini.id, Jakarta – beredar video viral seorang wanita yang menyampaikan protes lantaran mendapatkan hasil PCR positif, sedangkan dirinya mengaku belum melakukan tes PCR

Jum’at, 4 Februari 2022, dilansir dari channel youtube kumparan, telah terjadi sebuah peristiwa heboh, seoarang wanita menyampaikan protes kepada dua orang petugas tes PCR.

Video viral tersebut diunggah channel youtube kumparan, pada Kamis, 2 Februari 2022, video itu pun viral dan menjadi perbincangan hangat.

Baca Juga: Pendakwah Yusuf Mansur Ceramah Soal Kesulitan, Netizen: Ustadz Stres!

Kedua petugas tersebut merupakan karyawan dari salah satu perusahaan obat-obatan. Dalam video, terlihat dua petugas yang mengenakan seragam biru, diprotes oleh wanita yang merekam kejadian tersebut

Protes dilatarbelakangi oleh wanita yang mengaku bahwa dirinya belum melaksanakan tes PCR, namun sudah dikirimkan hasil tes PCR atas namanya oleh pihak petugas.

“Saya belum datang ko udah dikirimin hasil, terus dua-duanya positif lagi, inikan merugikan. Saya akan terbang ke bali, gimana? Saya gabisa dong,” ujar wanita yang protes dalam video tersebut, dilansir dari video channel youtube kumparan.

Baca Juga: Bumame Farmasi Keluarkan Hasil Tes PCR Salah, Ampi Retno Wardani : Belum Terdaftar di ILKI Jakarta

Pihak petugas mengakui bahwa kejadian tersebut adalah human eror, kemudian dirinya menyampaikan permemohonan maaf kepada wanita yang sedang protes.

“Ini benar human eror dari kami, kami memohon maaf atas peristiwa ini,” ujar petugas dalam video tersebut.

Namun, wanita yang memprotes tidak langsung memaafkan, dirinya menuntut petugas memperbaiki kesalahannya tersebut secara langsung. 

Bahkan, wanita itu mengancam akan melaporkan perisriwa tersebut kepada menteri kesehatan. 

Baca Juga: Ada Apa, MS Kaban Desak Jokowi Mundur Hingga Diadili di Sidang Istimewa: Presiden Cepat Resign

“Pokonya saya gamau tau itu harus diberesin sekarang juga, kalo engga, saya bakal laporkan ke menteri kesehatan,” ujar wanita yang memprotes, menandaskan.