Terkini.id, Makassar – Wacana Pemerintah Kota Makassar untuk memberlakukan surat keterangan bebas Covid-19 menuai polemik.
Sejumlah kalangan menilai keputusan tersebut bakal memberatkan masyarakat lantaran harus mengeluarkan biaya untuk sebuah surat bebas Covid-19.
Belajar dari pengalaman di beberapa daerah, surat keterangan bebas Covid-19 berpotensi menimbulkan lahan bisnis seperti penjualan online surat bebas Covid-19.
Bila atauran tersebut diberlakukan, masyarakat yang akan keluar dan masuk ke Kota Makassar harus menunjukkan surat keterangan bebas Covid-19.
Penjabat Wali Kota Makassar Rudy Djamaluddin mengatakan wacana soal pemberlakuan surat keterangan bebas Covid-19 semata-mata untuk mengendalikan dan mengantisipasi penyebaran Covid-19.
- Makassar Bersiap Jadi Kota Filantropi Nasional, BAZNAS Dorong UPZ hingga Kelurahan
- Perusahaan Tambang Garap Lahan Bersertifikat SHM Warga di Lutim, PT CLM dan PT PDS Disoroti DPRD
- Soto Betawi Veteran Selatan, Racikan Keluarga yang Jadi Favorit Warga Makassar Meraih MFC Award 2026
- Listrik Gowa Berpotensi Padam Malam Ini, Berikut Daftar Wilayah yang Terdampak
- KPPU Dorong Persaingan Usaha Sehat dan Kemitraan Setara di Maluku
“Agar penyebaran Covid-19 tidak meluas ke daerah-daerah di luar Makassar. Kota Makassar merupakan episentrum penyebaran Covid-19 di Sulawesi Selatan. Kalau Makassar selesai dengan Covid-19 maka 80 persen Covid-19 di Sulsel selesai,” kata Rudy, Selasa, 30 Juni 2020.
Untuk menepis ketakutan masyarakat, Rudy menegaskan pengambilan surat bebas Covid-19 tak dikenakan biaya bagi masyarakat yang akan meninggalkan Kota Makassar.
“Pembayaran tidak ada, siapa yang kasi isu lagi itu. Tetap gratis, kita tidak ada bayar bayaran di sini,” ujarnya.
Menurut Rudy, kebijakan yang akan dikeluarkan pemerintah kota seminimal mungkin tak memberatkan masyarakat, termasuk mengenai surat bebas Covid-19 ini.
“Kebijakan yang kita ambil atau keputusan di mana risikonya paling kecil dan paling minim yang tidak membebani masyarakat,” terangnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
