Terkini.id, Jakarta – Gelaran MotoGP di Sirkuit Mandalika, Lombok, sukses mencuri perhatian dunia dan terbilang sebagai event yang sukses.
Di balik suksesnya event tersebut, sosok pawang hujan yang hadir di tengah-tengah sirkuit pun turut mencuri atensi, tak hanya di Tanah Air, tetapi juga dunia.
Lantas, muncul pertanyaan, berapa sih kira-kira gaji si pawang hujan Mandalika alias Raden Rara Istiati Wulandari?
Tak perlu lama-lama penasaran. Yuk, langsung saja simak wawancara wanita yang akrab disapa ‘Mbak Rara’ itu usai perhelatan MotoGP di Sirkuit Mandalika.
Dilansir terkini.id dari kumparan, ia mengatakan bahwa pada perhelatan MotoGP di Mandalika ini, ia dipekerjakan selama 21 hari dengan bayaran sebesar Rp5 juta dalam satu hari. Jika dikalikan, totalnya mencapai tiga digit!
- Pesulap Merah Disomasi Rara Pawang Hujan: Ya Sudah, Biarin Saja!
- Disomasi Rara Pawang Hujan, Pesulap Merah: Ini Orang Aneh Banget
- Tak Terima Triknya Dibongkar Pesulap Merah, Rara Pawang Hujan: You Will Get Karma!
- Sebut Brigadir J Sempat Tertarik Istri Jenderal, Rara: Dia Tidak Kuasa!
- Soal Hubungan Brigadir J Dengan Istri Irjen Ferdy, Rara: Ada Kiriman Santet
“Di sini (bayaran) saya tiga digit, satu hari saya dikasih Rp 5 juta, tapi di sini saya kerja dari pagi karena sama teman-teman PP itu pengaspalan 24 jam,” tuturnya.
“Terus saya di sini tuh kayak melayani, jadi taman depan kan ada tukang taman, tukang ngecor, tukang lampu, tukang parkir. Nah, itu jamnya berbeda,” lanjutnya.
“Setiap hari saya berdoa dari jam 04.00 WITA, harusnya tidur jam 22.00-23.00, tapi di sini saya tidurnya jam 01.00, bangunnya itu 03.30 dan jam 04.00 itu sudah mulai berdoa.”
Uniknya, ternyata ini bukan kali pertama Mbak Rara dipanggil sebagai pawang hujan. Beberapa kegiatan kementerian atau lembaga di Indonesia lainnya pernah turut memakai jasanya.
Mbak Rara juga bercerita pernah menjadi pawang hujan konser Guns n Roses di Jakarta. Sat itu, ia mengaku mendapat bayaran cukup banyak.
“Saya pernah dibayar Guns n Roses lumayan, harusnya sekitar Rp50 juta, tapi saya dapatnya Rp37 atau Rp38 juta karena kan dipotong EO.”
Selain itu, Mbak Rara juga mengaku dipanggil sebagai pawang hujan pada perhelatan Asian Games 2018, rangkaian Pilpres 2019, hingga pelantikan Presiden Jokowi-Ma’ruf Amin.
“Jadi, Tuhan itu mempertemukan saya dengan rekan-rekan yang kepengin Indonesia itu punya pemimpin yang baik, jadi ketemu Tjahjo Kumolo di era 2014, kemudian ya PDIP, Pak Hasto, terus kemudian kemarin sampai pelantikan presiden, estafet berikutnya dengan Pak Erick Thohir.”
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
